Mengasah Kebesaran Hati Si Kecil Melalui Rasa Empati Dan Rasa Peduli Agar Tumbuh Menjadi Anak Hebat Dengan Tanggap Yang Lengkap


Educating the Mind without Educating the Heart is No Educating at All
_Aristoteles_

Mendidik anak untuk berpuasa Ramadhan menjadi kewajiban keislaman yang integral bagi para orang tua. Orang tua harus bisa memanfaatkan semaksimal mungkin pembiasaan puasa Ramadhan bagi anak-anaknya sedini mungkin. Shaum (puasa) Ramadhan adalah salah satu pilar dari Rukun Islam.



Sama seperti halnya saya mengajak adek Kayyisah untuk mulai berpuasa di Ramadhan kali ini. Adek Kay yang saat ini berusia 4 tahun 9 bulan menurut saya sebagai orang tua memang sudah harus belajar berpuasa. Minimal belajar berpuasa setengah hari saja dulu.

Bebelac Ajak Orang Tua Asah Kebesaran Hati Seiring Kemampuan Daya Pikir Si Kecil

Masa usia anak 0 sampai 6 tahun termasuk usia golden age masa masa keemasan bagi anak dimana semuanya sedang berkembang pada masa ini terutama otaknya. Begitu juga dengan adek Kay, anak cerdas, aktif bergerak dan selalu ingin tahu tentang segala hal membuat saya harus sedini mungkin memberikan stimulasi yang tepat asupan nutrisi lengkap untuk perkembangan otaknya.

Menyadari bahwa perkembangan otak, emosi dan intelektual anak berkembang pesat di usia satu tahun ke atas, maka penting bagi orang tua untuk melakukan aksi hebat sesuai nurani mereka. Mengasah kebesaran hati anak melalui rasa empati dan rasa pedulinya.

"Dibutuhkan peran orang tua tidak hanya untuk kebutuhan nutrisi tetapi juga memberikan stimulasi untuk mengasah akal dan hati si Kecil sejak dini" ungkap Deska Hapsari Nugrahaini selaku Marketing Manager Bebelac dalam acara "Bebelac Ajak Orang Tua Asah Kebesaran Hati Seiring Kemampuan Daya Pikir Si Kecil", Kamis lalu (16/5).


(ki-ka) Shireen Sungkar, Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc, Rosalina Verauli, M.Psi, dan Deska Hapsari Nugrahaini

Acara talkshow yang bertempat di Four Point by Sheraton, Thamrin, Jakarta Pusat ini juga dihadiri oleh Psikolog Rosalina Verauli, M.Psi, Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc selaku Dokter Pakar Nutrisi dan artis Shireen Sungkar sebagai seorang Ibu dari 3 orang anak.

Orang tua yang juga perlu menyadari pentingnya mengembangkan aspek kebesaran hati anak seiring dengan perkembangan daya pikir anak. Kebesaran hati dapat dihubungkan dengan rasa empati yang merupakan awal bagi anak untuk dapat membangun rasa pedulinya.

Asah Rasa Empati Dan Rasa Peduli Agar Si Kecil Tanggap Lengkap

Rasa empati dan peduli yang terbentuk akan mendorong daya pikir anak untuk melakukan aksi hebat sesuai nurani mereka. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memberikan stimulasi yang tepat sesuai dengan tahap usia anak. 



Deska Hapsari juga menjelaskan bahwa Bebelac percaya bahwa anak yang memiliki kebesaran hati yang berkembang seiring dengan daya pikirnya akan tumbuh menjadi Anak Hebat dengan Tanggap yang Lengkap, yang punya rasa peduli, cepat tanggap, dan tanggap bersosialisasi. Untuk itu, dibutuhkan peran orang tua tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga memberikan berbagai stimulasi untuk mengasah akal dan hati si Kecil sejak dini.

Bahwa dengan rasa empati si Kecil mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain, bersimpati hingga melihat dan berusaha menyelesaikan masalah dari sudut pandang orang lain.

"Dengan mengembangkan rasa empati, si Kecil mampu memiliki perilaku prososial, yaitu perilaku membantu membantu orang lain tanpa pamrih. Hal inilah yang perlu diasah sejak dini seiring dengan kemampuan daya pikir si Kecil, agar si Kecil mampu menyikapi sebuah permasalahan serta memberikan solusi yang tepat dan penuh empati" jelas Psikolog Rosalina Verauli, M.Psi.




Verauli melanjutkan bahwa mengasah rasa peduli dapat dilakukan orang tua sejak dini sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak dengan stimulasi yang bervariasi, dimulai pada usia 1-2 tahun, 3-4 tahun, 5-6 tahun, 5-6 tahun, hingga usia 7 tahun ke atas.

Pada usia 3-4 tahun, misalnya, ajak anak untuk membantu atau menolong orang lain, atau saat anak berusia 5-6 tahun, libatkan si Kecil dalam 'emotional talk' dimana mereka bisa menyampaikan apa yang mereka rasakan dan berikan pujian dan penghargaan untuk setiap hal baik yang mereka lakukan.


Bebelac Penuhi Kebutuhan Nutrisi Si Kecil Secara Tepat

Walaupun adek Kay termasuk salah satu anak yang selalu ingin mencoba berbagai makanan, bukan berarti saya membebaskannya untuk makan dan minum apa saja. Justru saya harus tahu betul apa saja yang harus di konsumsi oleh adek Kay. Saya biasanya menyajikan menu harian yang mengandung protein, lemak, vitamin dan mineral yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak. 

Dan yang terpenting adalah setiap hari harus minum susu, yang kandungan nutrisinya melengkapi menu harian anak, seperti susu formula Bebelac dari Nutricia. 





"Pada usia di atas satu tahun, kemampuan daya pikir, intelektual, emosi dan sosial berkembang sangat pesat. Masa inilah saat yang tepat bagi orang tua memperhatikan asupan nutrisi anak agar ia dapat tanggap secara intelektual, emosi dan sosial. Kesehatan pencernaan merupakan faktor penting, karena dapat memengaruhi penyerapan nutrisi optimal yang dibutuhkan oleh si Kecil. Pemenuhan nutrisi secara tepat sesuai kebutuhan setiap tahap usia anak akan mendukung berkembangnya daya pikir dan emosi anak" papar Dokter Pakar Nutrisi Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc.

Terkait nutrisi, susu pertumbuhan Bebelac yang dilengkapi dengan Fish Oil serta Omega 3 dan Omega 6 yang ditingkatkan, FOS:GOS 1:9 yang dipatenkan serta Vitamin dan Mineral dapat menjadi salah satu sumber nutrisi si Kecil untuk mendukung tumbuh kembangnya dengan optimal.


Dengan terpenuhinya kebutuhan nutrisinya, maka si Kecil akan lebih siap untuk menerima stimulasi kepada akal dan hatinya.

Pada kesempatan ini, artis cantik Shireen Sungkar juga sharing tentang bagaimana beliau sebagai ibu dari 3 orang anak balita untuk mengasah kebesaran hati dan daya pikir anak harus dimulai sejak dini dari rumah. Mengajarkan anak untuk mengungkapkan perasaan, punya rasa peduli terhadap lingkungan sekitar hingga melakukan aksi kecil yang bermanfaat bagi orang lain.

Dengan adanya edukasi dari Bebelac ini, saya jadi lebih menyadari bahwa sebagai orang tua, saya harus bisa mencontohkan rasa peduli yang dapat mengasah kebesaran hati adek Kay agar berkembang seiring dengan kemampuan daya pikirnya. 

0 Response to "Mengasah Kebesaran Hati Si Kecil Melalui Rasa Empati Dan Rasa Peduli Agar Tumbuh Menjadi Anak Hebat Dengan Tanggap Yang Lengkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel