Kamis, 30 Juli 2026

Cek Diabetes di PrimeCare: Ternyata Senyaman Ini

 
PrimeCare Clinic Tebet


Beberapa waktu terakhir, saya mulai lebih memperhatikan kesehatan, terutama karena ada anggota keluarga yang mengalami diabetes. Dari pengalaman tersebut, saya jadi tahu bahwa diabetes bukan sesuatu yang bisa dianggap sepele. Ada banyak hal yang perlu dijaga dan dipantau secara rutin.

Jujur, kondisi itu juga membuat saya sedikit khawatir. Daripada terus bertanya-tanya tentang kondisi tubuh sendiri, saya akhirnya memutuskan untuk melakukan check up diabetes di PrimeCare Clinic cabang Tebet, Jakarta Selatan.

Kebetulan saya mendapat jadwal MCU pada Jumat, 24 Juli 2026. Sebelum datang, saya harus melakukan puasa selama kurang lebih 10–12 jam. Selama berpuasa tetap boleh minum air putih, tetapi tentu tidak boleh makan.

Datang dengan Rasa Khawatir, Pulang dengan Perasaan Lebih Tenang

Buat saya, pengalaman di klinik bukan hanya soal pemeriksaan medisnya, tetapi juga bagaimana kita diperlakukan sejak pertama kali datang. Apalagi ketika datang dengan sedikit rasa khawatir karena ingin memastikan kondisi kesehatan baik-baik saja.

PrimeCare Clinic Tebet

Kesan pertama saya di PrimeCare Clinic Tebet cukup positif. Begitu datang, saya langsung dilayani dengan ramah oleh para staf. Mereka komunikatif dan membantu mengarahkan proses yang harus saya jalani, sehingga saya tidak merasa bingung harus melakukan apa.

Ruang tunggunya juga cukup nyaman. Proses pelayanan terasa cepat dan komunikatif. Hal-hal sederhana seperti keramahan staf dan cara mereka memberikan informasi ternyata cukup membuat saya merasa lebih tenang.

PrimeCare Clinic Tebet


PrimeCare Clinic Tebet


PrimeCare Clinic Tebet


Saya juga sempat bertemu dengan dr. Samuel Alexsander, Dokter Umum, yang saat itu sedikit menjelaskan mengenai PrimeCare Clinic dan layanan yang tersedia. Dari informasi yang saya dapat, PrimeCare memang memiliki perhatian khusus pada layanan manajemen diabetes. Bahkan, di situs resminya, Manajemen Diabetes termasuk salah satu Center of Excellence PrimeCare, dengan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga perubahan pola hidup dan pencegahan komplikasi. 

Hal ini membuat saya merasa pilihan melakukan pemeriksaan di sini cukup tepat, apalagi tujuan saya memang ingin mengetahui kondisi kesehatan sedini mungkin.

Apa Saja yang Diperiksa dalam Panel Diabetes?

Untuk pemeriksaan kali ini, saya mengambil paket Panel Diabetes. Pemeriksaan seperti ini menurut saya penting, terutama bagi siapa saja yang memiliki kekhawatiran terkait gula darah atau mempunyai riwayat diabetes dalam keluarga.


Saat ambil darah di PrimeCare Clinic Tebet 






Dari informasi paket yang tersedia, pemeriksaan diabetes mencakup pemeriksaan yang berkaitan dengan kondisi gula darah, termasuk gula darah dan HbA1c, serta pemeriksaan lain sesuai paket yang dipilih. PrimeCare sendiri juga menyediakan layanan manajemen diabetes yang mencakup evaluasi diabetes, pemeriksaan gula darah dan HbA1c, edukasi pola makan dan gaya hidup, hingga pemantauan komplikasi.

Yang saya suka, paket panel MCU ini ternyata sudah termasuk konsultasi dengan dokter umum. Jadi, setelah pemeriksaan dilakukan, kita tidak perlu merasa bingung mengenai langkah berikutnya.

Setelah proses pemeriksaan selesai, kita juga bisa memilih apakah ingin langsung melanjutkan konsultasi atau pulang terlebih dahulu dan menunggu hasil pemeriksaan. Saya sendiri akan menunggu hasilnya keluar terlebih dahulu.

Setelah hasil pemeriksaan tersedia, saya bisa melakukan booking appointment untuk konsultasi dengan dr. Mahek Munawar Patel. Konsultasinya bisa dilakukan secara offline maupun melalui telekonsultasi. Untuk telekonsultasi, kemungkinan konsultasi dilakukan melalui Google Meet, bukan melalui chat langsung dengan dokter.

Kalau ada pertanyaan atau ingin mengatur appointment, komunikasi dengan pihak PrimeCare juga bisa dilakukan melalui WhatsApp. Jadi, menurut saya alurnya cukup fleksibel karena kita bisa menyesuaikan konsultasi dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Tidak Hanya Panel Diabetes

Selain Panel Diabetes, PrimeCare Clinic cabang Tebet juga menyediakan berbagai layanan kesehatan lainnya. Di cabang ini tersedia dokter umum, dokter spesialis penyakit dalam, anak, dermatologi, kejiwaan, paru, serta dokter gigi. Layanannya juga mencakup program manajemen diabetes, vaksinasi, suntik vitamin atau immune booster, medical check-up, homecare, dan layanan lainnya.


PrimeCare Clinic Tebet 


Tersedia berbagai rekomendasi paket MCU di Primecare Clinic cabang Tebet, Jakarta Selatan. Selain panel diabetes, tersedia pula paket MCU di Primecare Clinic cabang Tebet serta pilihan pemeriksaan panel lainnya, seperti panel ginjal, kolesterol, dan metabolik.

Buat saya, salah satu hal yang membuat pengalaman di PrimeCare terasa menyenangkan adalah pelayanan dari awal sampai akhir. Datang dengan rasa khawatir karena ingin memastikan kondisi kesehatan, tetapi kemudian merasa lebih nyaman karena diterima dengan ramah, dilayani dengan cepat, dan mendapatkan informasi yang komunikatif.

Bagi saya, melakukan pemeriksaan kesehatan bukan hanya tentang mencari tahu apakah hasilnya baik atau tidak. Lebih dari itu, ada rasa lega karena kita sudah berusaha melakukan langkah pencegahan dan mengetahui kondisi tubuh sendiri.

Jika kamu sedang mencari klinik di Tebet untuk layanan medical check-up, panel diabetes, suntik vitamin, maupun konsultasi dokter, maka PrimeCare Clinic bisa jadi pilihan. Terlebih jika kamu ingin melakukan pemeriksaan kesehatan dengan proses yang praktis dan pengalaman pelayanan yang nyaman.

PrimeCare Clinic Tebet berlokasi di Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Jakarta Selatan. Untuk informasi dan appointment, kamu bisa menghubungi WhatsApp PrimeCare Tebet di 0811-8906-625. 
Continue reading Cek Diabetes di PrimeCare: Ternyata Senyaman Ini

Sabtu, 20 Juni 2026

Talenta Center Resmi Dibuka, Hadirkan Jalur Pemulihan Kesehatan Mental yang Terintegrasi

 
Grand Opening Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center 


Kebutuhan layanan kesehatan mental di Indonesia terus meningkat, sementara fasilitas yang mampu memberikan layanan secara menyeluruh dan berkelanjutan masih terbatas. Menjawab kebutuhan tersebut, Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center resmi beroperasi di Jl. Cipete Raya No.113, Mustikasari, Mustika Jaya, Bekasi.

Peresmian helat pada Sabtu, 20 Juni 2016, turut dihadiri oleh Rini Lestari, S.E., M.H., Sekretaris Camat Mustikajaya, Dudung Abdul Wahid, S.Sos., Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Alimudin, S.Pd.I., M.Si., anggota DPRD Kota Bekasi, pimpinan yayasan, tenaga kesehatan, mitra, serta para undangan.

Berada di bawah naungan Yayasan Bina Talenta Tunas Bangsa Karya Mandiri (YBTTBKM), Talenta Center hadir sebagai pusat layanan kesehatan mental dan tumbuh kembang yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan pasien dalam satu sistem layanan.

Menjawab Kebutuhan Layanan Kesehatan Mental yang Terus Meningkat

Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center dibangun untuk memberikan layanan yang lebih komprehensif bagi anak, remaja, dewasa, lansia, hingga keluarga. Tidak hanya menyediakan layanan rawat jalan, klinik ini juga menghadirkan layanan rawat inap kesehatan mental, Poliklinik Tumbuh Kembang, layanan psikologis, psikiatri, terapi, hingga berbagai layanan pendukung lainnya.

Sumber foto : Dokpri

Ketua Yayasan Bina Talenta Tunas Bangsa Karya Mandiri, drg. Yaya Aria Santosa, MARS, PhD, mengatakan bahwa kehadiran Talenta Center merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan jiwa yang lebih terpadu dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

"Peresmian klinik ini adalah wujud komitmen kami menghadirkan layanan kesehatan jiwa anak dan remaja yang manusiawi, terpadu, dan berbasis bukti. Kami ingin setiap anak mendapatkan penanganan yang tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga menumbuhkan potensinya," ujarnya.








Bukan Sekadar Klinik, tetapi Ekosistem Pemulihan
Talenta Center mengusung konsep episode of care, yaitu perjalanan layanan yang terstruktur mulai dari triase awal, asesmen, penyusunan program layanan, hingga monitoring dan tindak lanjut. Pendekatan ini dirancang agar pasien dan keluarga memperoleh jalur perawatan yang jelas sesuai kebutuhan masing-masing.

Selain itu, Talenta juga menerapkan pendekatan family-centered care, di mana keluarga dilibatkan sebagai mitra dalam proses pemulihan.

Keunggulan lainnya adalah keterhubungan Talenta Center dengan ekosistem layanan YBTTBKM yang mencakup Islamic Green School, Talenta Center Daycare, Akademi Talenta Center, BLK Inklusif Talenta Center, Boarding Talenta Center, hingga Talenta Center Bogor.

Keterhubungan ini memungkinkan pasien memperoleh pendampingan yang berkelanjutan, mulai dari deteksi dini, asesmen klinis, intervensi, hingga dukungan tumbuh kembang jangka panjang.

Didukung Teknologi dan Tim Multidisiplin

Menempati gedung lima lantai, Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center dilengkapi berbagai layanan neuromodulasi dan elektrofisiologi, seperti qEEG atau brain mapping, neurofeedback, rTMS, tDCS, TOVA, hingga polisomnografi (PSG) untuk evaluasi gangguan tidur.

Seluruh layanan didukung oleh tim multidisiplin yang terdiri dari psikiater, psikolog, terapis, serta tenaga profesional lainnya dengan sistem dokumentasi dan standar mutu yang terstruktur.

Penanggung Jawab Klinis Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center, Dr. Suzy Yusna Dewi, Sp.KJ(K), menjelaskan bahwa pendekatan yang diterapkan menggabungkan asesmen, terapi, dan teknologi dalam satu rencana layanan yang terukur.

"Pendekatan kami memadukan asesmen psikiatrik, intervensi psikologis, terapi, dan teknologi neuromodulasi dalam satu rencana layanan yang terukur. Tujuannya adalah penanganan yang presisi, aman, dan sesuai kebutuhan perkembangan setiap pasien," jelasnya.

Membangun Layanan yang Aman, Terukur, dan Manusiawi

Sebagai fasilitas rawat inap kesehatan mental, Talenta Center mengedepankan prinsip layanan yang aman, terpadu, terukur, dan manusiawi. Nilai tersebut diperkuat melalui prinsip TRUST, yaitu Therapeutic Excellence, Rights-Based, Unity, Safety, dan Transparency.

Selain mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien, klinik ini juga tengah mempersiapkan proses akreditasi KARS/STARKES sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu layanan.





Dengan hadirnya Klinik Utama Rawat Inap Talenta Center, masyarakat kini memiliki akses terhadap layanan kesehatan mental dan tumbuh kembang yang lebih terintegrasi. Tidak hanya berfokus pada penanganan masalah yang dialami pasien, tetapi juga mendampingi proses pemulihan secara menyeluruh bersama keluarga dalam satu jalur layanan yang berkelanjutan.
Continue reading Talenta Center Resmi Dibuka, Hadirkan Jalur Pemulihan Kesehatan Mental yang Terintegrasi

Kamis, 18 Juni 2026

BesTeam, Menyalakan Harapan Anak Yatim

 
Symbolic Launch BesTeam (Bestian Sama Yatim)
Ki-Ka : Herdiansyah, Elizabeth Driemirda, Teuku Wisnu, Widodo A.

Muharram selalu membawa banyak pengingat. Tentang hijrah menuju kebaikan, tentang kepedulian, dan tentang mereka yang sering kali membutuhkan lebih banyak perhatian dari kita: anak-anak yatim.

Namun, pernahkah kita membayangkan bagaimana rasanya tumbuh tanpa sosok ayah?

Bagi sebagian anak, kehilangan ayah bukan hanya kehilangan kepala keluarga. Ada yang kehilangan tempat bercerita setelah pulang sekolah. Ada yang kehilangan sosok yang biasanya menggenggam tangan mereka saat menghadapi ketakutan. Ada pula yang harus belajar memahami kerasnya kehidupan lebih cepat dibandingkan anak-anak seusianya.

Di tengah berbagai keterbatasan yang mereka hadapi, satu hal yang sering kali paling dibutuhkan bukan hanya bantuan, melainkan kehadiran. Seseorang yang percaya pada mereka, mendukung mereka, dan membersamai perjalanan mereka untuk terus melangkah.

Dari semangat itulah Dompet Dhuafa meluncurkan BesTeam (Bestian Sama Yatim), sebuah gerakan kolaboratif yang mengajak masyarakat untuk bersama-sama memuliakan anak yatim Indonesia yang dihelat di Gedung Antara Heritage, Jl. Antara No.59, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat (18/6). Diluncurkan dalam momentum Muharram 1448 Hijriah, BesTeam hadir bukan sekadar sebagai program sosial, tetapi sebagai ajakan untuk membangun ekosistem kepedulian yang mampu menghadirkan dampak jangka panjang bagi masa depan anak-anak yatim.

Menjadi Sahabat dalam Perjalanan Mereka

Nama BesTeam lahir dari makna yang sederhana, tetapi begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Symbolic Launch "Happy Family Coloring" 
Gramedia x Dompet Dhuafa

Kata "Bestian" terinspirasi dari kata "bestie" atau sahabat. Sosok yang hadir bukan hanya saat keadaan baik-baik saja, tetapi juga saat seseorang membutuhkan dukungan. Sementara BesTeam juga bermakna "Best Team", tim terbaik yang terdiri dari masyarakat, donatur, relawan, mitra, komunitas, dan berbagai pihak yang bergerak bersama untuk mendampingi anak yatim.

Sebab pada akhirnya, masa depan seorang anak tidak dibangun oleh satu orang saja. Dibutuhkan banyak tangan yang saling menguatkan, banyak hati yang memilih untuk peduli, dan banyak langkah kecil yang dilakukan bersama.

Melalui BesTeam, Dompet Dhuafa ingin menghadirkan semangat bahwa setiap orang dapat mengambil peran. Tidak harus menjadi pahlawan. Cukup menjadi sahabat yang hadir dan memberi dukungan dalam perjalanan hidup mereka.

Dari Kepedulian Menjadi Kesempatan

Setiap anak memiliki mimpi. Namun tidak semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk mewujudkannya.

Ada anak yang harus mengubur cita-citanya karena keterbatasan biaya pendidikan. Ada yang kesulitan mengakses layanan kesehatan. Ada pula yang memiliki potensi besar, tetapi tidak memiliki ruang untuk mengembangkannya.

Selama lebih dari tiga dekade, Dompet Dhuafa berupaya menjawab tantangan tersebut melalui berbagai program pemberdayaan. Hingga saat ini, lebih dari 23.842 anak yatim telah mendapatkan pendampingan, sementara 1.239 anak menerima dukungan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan mereka.

Di balik angka-angka tersebut, tersimpan ribuan cerita tentang anak-anak yang kembali berani bermimpi. Tentang mereka yang berhasil melanjutkan sekolah, menemukan bakatnya, membangun kepercayaan diri, hingga percaya bahwa masa depan yang lebih baik juga layak mereka miliki.

Harapan itulah yang ingin terus dijaga melalui BesTeam.

Program ini menjadi rumah bagi berbagai inisiatif pemberdayaan anak yatim yang telah berjalan, mulai dari beasiswa pendidikan, bantuan perlengkapan sekolah, pengembangan kompetensi, layanan kesehatan, dukungan nutrisi, hingga program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga.

Karena memuliakan anak yatim bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga membuka jalan agar mereka dapat berdiri lebih kuat di masa depan.

Membangun Bright Generation

BesTeam dibangun di atas empat nilai utama yang menjadi fondasi dalam setiap programnya: Best Heart, Best Mind, Best Future, dan Best Impact.

Nilai-nilai tersebut bukan sekadar konsep. Semuanya dirancang untuk membantu anak-anak yatim tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, memiliki akses pendidikan yang baik, mampu merencanakan masa depan, dan pada akhirnya memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.

Tujuan besarnya adalah melahirkan Bright Generation, generasi yatim yang berdaya, mandiri, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
Sebuah generasi yang tidak didefinisikan oleh keterbatasan yang pernah mereka hadapi, tetapi oleh potensi yang berhasil mereka wujudkan.

Bukti bahwa Harapan Bisa Tumbuh

Dalam peluncuran BesTeam, hadir pula Rahmad Gustav Kurniawan Lubis, alumni penerima manfaat Youth Ekselensia Scholarship (YES) Dompet Dhuafa.

Mini Talkshow bersama 
Rahmad Gustav KurniawanLubis


Kehadirannya menjadi bukti bahwa dukungan yang tepat dapat mengubah perjalanan hidup seseorang.

Ketika anak-anak mendapatkan akses pendidikan, pendampingan, dan lingkungan yang mendukung, mereka memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi. Kisah-kisah seperti inilah yang mengingatkan kita bahwa setiap anak menyimpan potensi luar biasa. Yang mereka butuhkan hanyalah kesempatan dan orang-orang yang percaya bahwa mereka mampu.

Menjangkau Mereka yang Jauh dari Sorotan

Komitmen untuk mendampingi anak yatim tidak berhenti di kota-kota besar.

Melalui berbagai program pendidikan dan pemberdayaan, Dompet Dhuafa juga menjangkau wilayah Indonesia Timur, termasuk daerah-daerah yang masih menghadapi tantangan akses pendidikan.

Renovasi sekolah, bantuan pembelajaran, pendampingan pendidikan, hingga beasiswa menjadi bagian dari upaya agar semakin banyak anak dapat terus belajar dan mengejar cita-cita mereka.

Karena di mana pun mereka tinggal, setiap anak berhak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang.

Saat Lentera Harapan Menyala

Salah satu momen paling berkesan dalam peluncuran BesTeam adalah prosesi penyalaan Lentera Harapan bersama anak-anak yatim.

Saat lentera-lentera itu menyala, yang terlihat bukan hanya cahaya. Ada harapan yang dijaga agar tetap hidup. Harapan untuk terus belajar. Harapan untuk meraih cita-cita. Harapan untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan percaya diri.

Dan yang terpenting, harapan bahwa mereka tidak harus berjalan sendirian.

Bahwa ada banyak orang yang siap hadir, menguatkan, dan membersamai langkah mereka menuju masa depan yang lebih baik.

Karena pada akhirnya, memuliakan anak yatim bukan tentang menjadi pahlawan dalam hidup mereka. Kadang, cukup dengan memilih untuk hadir.

Hadir sebagai sahabat.

Hadir sebagai pendamping.

Hadir sebagai bagian dari harapan yang membantu mereka melangkah lebih jauh.

Melalui BesTeam, Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan dukungan yang berkelanjutan bagi anak-anak yatim Indonesia. Karena ketika lebih banyak orang memilih untuk peduli, akan semakin banyak harapan yang bisa terus menyala untuk masa depan mereka.
Continue reading BesTeam, Menyalakan Harapan Anak Yatim

Sabtu, 18 April 2026

Kipas Angin, Ademnya Beneran Kerasa

 
Siang hari panas, malam kadang masih terasa gerah dan di situ aku sadar, Kipas Angin bukan lagi sekadar pelengkap di rumah, tapi sudah jadi penyelamat di banyak momen.

Aku termasuk yang lebih nyaman dengan hembusan angin yang terasa natural. Nggak terlalu dingin seperti AC, tapi cukup bikin badan rileks. Dari situ, aku mulai benar-benar memperhatikan peran Kipas Angin dalam keseharian.

Siang terasa panas, malam pun kadang masih gerah, di situ aku sadar kipas angin bukan lagi sekadar pelengkap, tapi penyelamat di banyak momen. Aku sendiri lebih nyaman dengan hembusan angin yang terasa natural, nggak sedingin AC tapi cukup bikin tubuh rileks, dan dari situlah aku mulai benar-benar menyadari perannya dalam keseharian.

Kebiasaan Kecil yang Ternyata Penting


Sumber foto : Miyako Official 


Rutinitas aku sekarang cukup padat, apalagi kalau lagi banyak kerjaan dari rumah. Siang hari biasanya jadi waktu paling menantang, panas, sumpek, dan bikin fokus gampang buyar.

Di situ, kipas angin jadi salah satu hal yang selalu aku nyalakan tanpa mikir panjang.

Mulai dari nemenin kerja, lanjut ke waktu santai, sampai akhirnya tetap menyala saat aku tidur. Yang aku rasakan, anginnya stabil dan nggak bikin “kaget”, jadi tetap nyaman dipakai lama.

Tanpa sadar, ini jadi kebiasaan kecil yang bikin hari terasa lebih enak dijalani.

Dari Pengalaman Pribadi Jadi Cerita ke Teman


Kalau diingat-ingat, aku sudah cukup lama pakai Miyako. Bahkan dari dulu sudah ada di rumah, dan sampai sekarang masih dipakai.

Ini yang bikin aku ngerasa kalau pilihan ini bukan sekadar kebetulan.

Dari yang aku rasakan:
  • tetap nyaman dipakai dalam waktu lama
  • nggak berisik saat malam hari
  • dan yang paling terasa, awet

Aku juga sempat lihat kalau ini jadi salah satu Kesayangan Nikita Willy, yang menurutku menarik. Karena ternyata, pilihan sederhana seperti ini juga dipakai banyak orang dengan kebutuhan yang sama, nyari nyaman tanpa ribet.


Sumber foto : Miyako Official


Adem yang “Pas”, Bukan Sekadar Kencang


Buat aku, kipas angin yang enak itu bukan yang paling kencang, tapi yang terasa pas.

Ada momen-momen di mana aku butuh suasana yang tenang:
  • saat lagi fokus kerja
  • lagi santai sambil scrolling
  • atau menjelang tidur

Di situ, kipas angin dengan hembusan yang merata terasa jauh lebih nyaman. Nggak bikin kering, tapi tetap adem.

Hal kecil seperti ini yang akhirnya berpengaruh ke mood sehari-hari.

Awet & Irit, yang Baru Terasa Seiring Waktu


Sumber foto : Miyako Official


Semakin lama dipakai, aku makin sadar kalau memilih kipas angin itu juga soal jangka panjang.

Dari pengalaman aku sendiri:
  1. masih berfungsi dengan baik meski sudah lama dipakai
  2. nggak perlu sering ganti
  3. dan terasa lebih hemat untuk penggunaan harian

Dua hal ini, awet dan irit, yang akhirnya bikin aku tetap nyaman dengan pilihan yang sama sampai sekarang.

Kalau penasaran dan mau lihat-lihat, aku sempat cari info produknya juga di
👉 Kipas Angin Miyako
IG: @miyakoofficial.id & @miyako.community
TikTok: @miyako_indonesia

Sederhana, Tapi Selalu Bisa Diandalkan


Sekarang aku jadi paham, kenapa kipas angin masih jadi pilihan banyak orang.

Bukan cuma soal fungsi, tapi juga karena sudah jadi bagian dari rutinitas. Miyako mungkin terlihat sederhana, tapi justru itu yang bikin dia terasa dekat, nggak ribet, dan selalu bisa diandalkan.

Kalau ada teman yang tanya soal kipas angin, aku biasanya nggak langsung “nyaranin”, tapi lebih ke cerita pengalaman ini. Karena menurutku, yang paling terasa itu justru dari pemakaian sehari-hari.

Akhirnya aku sampai di satu kesimpulan sederhana, bahwa nyaman itu nggak harus berlebihan.

Kadang cukup dari hembusan kipas angin yang terasa pas, yang nemenin hari dari siang sampai malam tanpa banyak drama.

Oia, kalau di rumah kamu, kipas angin masih jadi andalan nggak sih?

Atau punya cerita soal kipas angin yang awet sampai bertahun-tahun? Share di kolom komentar ya, aku pengen banget denger pengalaman kamu!


Continue reading Kipas Angin, Ademnya Beneran Kerasa

Selasa, 10 Maret 2026

BPJS Kesehatan Siapkan 8 Posko Mudik, Layanan JKN Tetap Berjalan Saat Lebaran 2026

 
(Sumber foto : Dokpri)

Menjelang arus mudik Lebaran 2026, kesiapan layanan kesehatan menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian serius. Banyaknya masyarakat yang melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman membuat akses terhadap layanan kesehatan harus tetap terjamin, meskipun peserta berada di luar daerah domisili.

Untuk itu, BPJS Kesehatan memastikan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat memperoleh layanan kesehatan di berbagai daerah selama periode mudik dan libur Lebaran tahun ini. Komitmen tersebut disampaikan dalam acara Konferensi Pers Layanan BPJS Kesehatan Saat Libur Lebaran Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Sri Suwarsih, Gedung Siwabessy Lt.3, Kantor Pusat BPJS Kesehatan Jl. Letjen Suprapto Kav.20, Cempaka Putih, Jakarta pada Senin (9/3).

Di acara Konferensi Pers yang saya dan rekan-rekan Blogger hadiri ini, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menegaskan bahwa peserta JKN tidak perlu khawatir apabila membutuhkan layanan kesehatan selama perjalanan mudik maupun saat berada di kampung halaman.

“Berbagai kemudahan layanan JKN bisa diakses di seluruh Indonesia tanpa dibatasi domisili daerah asal peserta. Kemudian, tersedia juga posko mudik BPJS Kesehatan di tempat-tempat yang padat,” ujar Pujo.
Menurutnya, momentum mudik Lebaran menjadi salah satu periode dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Karena itu, BPJS Kesehatan memastikan berbagai kanal layanan tetap tersedia agar peserta dapat dengan mudah memperoleh pelayanan kesehatan ketika dibutuhkan.

Posko Mudik BPJS Kesehatan di Delapan Titik Strategis

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menghadirkan delapan Posko Mudik BPJS Kesehatan yang akan beroperasi pada 13–16 Maret 2026. Posko tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis yang diperkirakan menjadi jalur padat pemudik, yaitu :
  1. Pelabuhan Merak, Banten; 
  2. Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur; 
  3. Rest Area Tol 88A Cipularang di Purwakarta, Jawa Barat; 
  4. Rest Area Tol 166A Cipali di Majalengka, Jawa Barat; 
  5. Rest Area Tol 429A Ungaran di Semarang, Jawa Tengah; 
  6. Rest Area Tol 519A Masaran di Sragen, Jawa Tengah; 
  7. Terminal Purabaya di Sidoarjo, Jawa Timur;
  8. Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar, Sulawesi Selatan.

Di posko-posko tersebut, pemudik dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan. Layanan tersebut antara lain :
  • Konsultasi kesehatan, 
  • Pemeriksaan kesehatan dasar, 
  • Penyediaan obat-obatan, hingga tindakan sederhana untuk kondisi kegawatdaruratan. 
  • Tersedia pula layanan ambulans serta fasilitas relaksasi yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Melalui layanan tersebut, masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan ringan seperti pusing atau kelelahan dapat melakukan pemeriksaan awal. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, tanda vital, hingga penelusuran riwayat kesehatan untuk memastikan kondisi pemudik tetap aman selama perjalanan.

Layanan Digital Tetap Beroperasi Selama Libur Lebaran

Selain menghadirkan layanan kesehatan langsung di jalur mudik, BPJS Kesehatan juga memastikan kemudahan akses layanan administrasi kepesertaan melalui berbagai kanal digital yang tetap dapat dimanfaatkan masyarakat selama periode libur Lebaran.

(Sumber foto : Dokpri)

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto menjelaskan bahwa terdapat tiga jenis layanan utama yang tetap disediakan selama masa libur Lebaran, yaitu layanan administrasi kepesertaan, layanan informasi, serta layanan pengaduan.

“Sering kali peserta ingin memastikan apakah status kepesertaannya aktif atau tidak aktif. Hal-hal seperti itu dapat difasilitasi melalui layanan yang kami sediakan selama periode libur Lebaran,” ujar Akmal.

Peserta JKN dapat memanfaatkan berbagai kanal layanan seperti Aplikasi Mobile JKN, layanan administrasi melalui WhatsApp PANDAWA, maupun Care Center 165 yang tetap beroperasi selama periode libur.

Peserta Tetap Bisa Berobat di Luar Domisili

BPJS Kesehatan juga memastikan peserta tetap dapat memperoleh layanan kesehatan meskipun sedang berada di luar daerah tempat mereka terdaftar.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba menjelaskan bahwa peserta JKN tetap dapat mengakses pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) lain yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan apabila FKTP tempat peserta terdaftar sedang tutup atau peserta sedang berada di luar kota.

(Sumber foto : Dokpri)

Untuk memudahkan masyarakat menemukan fasilitas kesehatan yang tetap beroperasi selama periode libur Lebaran, BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan pencarian fasilitas kesehatan melalui Aplikasi Aplicares.

Di sisi lain, BPJS Kesehatan juga tetap membuka layanan tatap muka di kantor cabang pada beberapa tanggal selama periode libur Lebaran, yakni pada 18 Maret, 20 Maret, 23 Maret, dan 24 Maret 2026. Layanan tersebut dibuka mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.

BPJS Kesehatan juga memastikan keberlanjutan pelayanan bagi peserta dengan penyakit kronis, termasuk peserta Program Rujuk Balik (PRB). Peserta tetap dapat memperoleh obat kronis baik melalui rumah sakit maupun fasilitas kesehatan tingkat pertama sesuai ketentuan yang berlaku.

Perlindungan Kesehatan Jika Terjadi Kecelakaan

Selain itu, peserta JKN yang mengalami kecelakaan lalu lintas selama perjalanan mudik tetap dapat memperoleh jaminan layanan kesehatan. Dalam kondisi tersebut, biaya penanganan awal kecelakaan akan dijamin oleh Jasa Raharja hingga batas maksimal Rp.20 juta. Apabila biaya pelayanan kesehatan melebihi batas tersebut, selisih biaya dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Imbauan Menjaga Kesehatan Selama Perjalanan Mudik

Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi menilai momentum mudik Lebaran memang membutuhkan perhatian dan kesiapan ekstra dari berbagai pihak, termasuk dalam memastikan kelancaran layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami tentu tidak ingin ada peserta yang tertolak secara administratif ketika mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Karena itu masyarakat juga perlu memastikan status kepesertaan JKN dalam kondisi aktif sebelum melakukan perjalanan mudik,” ujar Tulus.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan mudik, tidak hanya dari sisi kesehatan fisik tetapi juga kesehatan mental.

“Kelelahan menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Karena itu masyarakat perlu menjaga kondisi tubuh dengan baik, beristirahat cukup, serta memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh,” tambahnya.

Faktor Human Error Masih Dominasi Kecelakaan

Hal serupa juga disampaikan Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia, Sandhi Wiedyanoe. Ia mengatakan pihaknya telah melakukan analisis lalu lintas menjelang periode libur Lebaran 2026 untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan selama arus mudik maupun arus balik.

Dari hasil analisis tersebut, faktor kesalahan manusia atau human error masih menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas. Karena itu masyarakat diimbau untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh saat mudik.

(Sumber foto : Dokumentasi rekan Blogger)

Dengan berbagai kesiapan layanan tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman, sekaligus tetap memiliki akses terhadap layanan kesehatan apabila dibutuhkan selama perjalanan maupun saat berada di kampung halaman.

Continue reading BPJS Kesehatan Siapkan 8 Posko Mudik, Layanan JKN Tetap Berjalan Saat Lebaran 2026

Jumat, 16 Januari 2026

Filantropi Naik Level: Dari Bantuan ke Pemberdayaan Berkelanjutan

 
Sumber foto : Dokpri 


Tekanan ekonomi, ketimpangan sosial, dan krisis global yang berlapis membuat persoalan kemanusiaan hari ini semakin kompleks. Gelombang pemutusan hubungan kerja, daya beli yang melemah, serta terbatasnya akses terhadap layanan dasar mendorong semakin banyak kelompok masyarakat berada dalam kondisi rentan.

Situasi ini menegaskan satu hal penting yaitu pendekatan kemanusiaan tidak bisa lagi berhenti pada bantuan sesaat, tetapi perlu diarahkan pada solusi jangka panjang yang mampu membangun ketahanan dan kemandirian masyarakat.

Konteks inilah yang terasa kuat dalam Indonesia Humanitarian Summit & Peluncuran Indonesia Philanthropy Report 2025, yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa bersama Nusantara TV pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Nusantara TV Ballroom, NT Tower Lantai 5, Jakarta Timur. Mengusung tema “Empowerment to The Next Level”, forum ini menjadi ruang temu lintas sektor untuk membicarakan ulang arah filantropi Indonesia di tengah tantangan sosial yang semakin nyata.


Sumber foto : Dokpri 


Sejak awal acara, suasana yang terbangun terasa hangat dan penuh harapan. Pentas seni tradisional membuka forum dengan pengingat bahwa kemanusiaan dan kebudayaan selalu berjalan berdampingan. Dari momen itu, diskusi bergerak pada satu benang merah: tantangan sosial hari ini membutuhkan pendekatan yang lebih dewasa, terbuka, dan berani serta kolaborasi yang sungguh-sungguh.

Dalam sambutannya, Ahmad Juwaini, Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, menegaskan bahwa filantropi perlu melampaui pendekatan karitatif. Bantuan jangka pendek dinilai tidak cukup untuk menjawab persoalan struktural yang dihadapi masyarakat. Karena itu, filantropi harus dikelola secara terukur, transparan, dan berorientasi pada dampak agar mampu benar-benar menguatkan dan memandirikan penerima manfaat.

Perspektif yang lebih luas disampaikan oleh Anis Matta, Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia. Ia menyoroti bahwa di tengah krisis global yang saling berkelindan mulai dari ekonomi, geopolitik, hingga kemanusiaan, filantropi memiliki peran strategis dalam menjaga kohesi sosial. Filantropi tidak hanya hadir sebagai respons atas kondisi darurat, tetapi juga sebagai kekuatan yang membangun daya tahan masyarakat agar tidak mudah rapuh di tengah ketidakpastian.


Sumber foto : Dokpri 


Diskursus semakin diperdalam melalui pemaparan Indonesia Philanthropy Report 2025. Laporan ini membuka gambaran tentang bagaimana filantropi dapat dikelola secara akuntabel, berdampak, dan berkelanjutan. Data yang disajikan menunjukkan bahwa filantropi bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan sebuah ekosistem yang membutuhkan tata kelola yang kuat, kolaborasi lintas sektor, serta keberpihakan pada solusi jangka panjang.

Dalam sesi diskusi panel, Sandiaga Uno, tokoh pemberdayaan dan kewirausahaan, menyoroti pentingnya mengaitkan filantropi dengan penguatan ekonomi masyarakat. Menurutnya, filantropi akan memiliki dampak yang lebih panjang ketika diarahkan pada penciptaan peluang usaha, penguatan kapasitas, dan pembukaan akses ekonomi terutama bagi anak muda dan pemimpin lokal. Pendekatan ini dinilai mampu menjembatani kepedulian sosial dengan kemandirian ekonomi.

Bagi Dompet Dhuafa, forum ini juga menjadi bagian dari komitmen transparansi dan akuntabilitas kepada publik. Sepanjang 2025, Dompet Dhuafa menyalurkan dana filantropi dalam skala besar melalui berbagai program di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial, dan kemanusiaan. Seluruh upaya tersebut dijalankan dengan prinsip tata kelola yang mengacu pada Good Corporate Governance dan Good Risk Management, sehingga dampak yang dihasilkan tidak hanya besar secara angka, tetapi juga kuat secara keberlanjutan.

Lebih dari sekadar agenda tahunan, Indonesia Humanitarian Summit 2025 memperlihatkan bahwa filantropi Indonesia sedang bergerak menuju fase yang lebih matang. Fokusnya bergeser dari seberapa banyak bantuan disalurkan, menjadi seberapa jauh masyarakat dapat diperkuat dan dimandirikan.

Pada akhirnya, Empowerment to The Next Level bukan hanya sebuah tema, melainkan ajakan bersama. Di tengah tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks, filantropi membutuhkan lebih banyak pihak yang mau terlibat bukan hanya untuk memberi, tetapi untuk ikut membangun kemandirian. Saatnya bergerak, berkolaborasi, dan mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing demi perubahan yang berkelanjutan.
Continue reading Filantropi Naik Level: Dari Bantuan ke Pemberdayaan Berkelanjutan

Senin, 08 Desember 2025

ASUS Expert Series: Ketika Mobilitas Tidak Lagi Menjadi Ancaman bagi Pekerjaan

 
ASUS ExpertHunt (dokpri)

Ada momen ketika kita baru benar-benar memahami arti “perangkat kerja yang bisa dipercaya” yaitu saat perangkat itu gagal di momen paling penting. 

Saya pernah mengalaminya. Pitch ke klien besar, presentasi berjalan baik, hingga laptop tiba-tiba mati hanya karena guncangan ringan saat perjalanan. Bukan hanya kehilangan presentasi, tapi momen, momentum, dan peluang. Hiks..

Karena pengalaman itu, undangan ke ASUS Business x Intel – Media Gathering “ASUS Expert Series” terasa tepat sasaran.Tepatnya di event Media Gathering ASUS Expert Series di Pullman Bandung Grand Central, Bandung, Jawa Barat (4/12).

Di event ini saya berkesempatan silaturahmi bersama rekan-rekan blogger Bandung dan media lokal. Pastinya saya makin excited, apalagi ini bukan sekadar peluncuran produk, tapi jawaban dari pertanyaan yang selama ini menggantung, apakah ada laptop yang cukup ringan untuk mobilitas namun cukup tangguh untuk risiko nyata di lapangan?
Jawaban itu tidak datang dari slide atau jargon teknis, tetapi dari momen yang terjadi tepat di depan mata.


kika : Eric Khoven (Country Manager ASUS Indonesia)
Said Dahda (Commercial Technical PR ASUS Indonesia)


Event yang juga dihadiri oleh Eric Khoven (Country Manager ASUS Indonesia) ini mengusung tema Trusted by IT Experts, Built for Worry-Free Business. 
"Visi ASUS menghadirkan Expert Series sebagai perangkat tangguh, aman, dan siap mendukung produktivitas modern, sekaligus memberikan solusi untuk kebutuhan profesional yang mengutamakan efisiensi, mobilitas, dan keamanan data" papar Eric.

Dirancang untuk Mereka yang Tidak Punya Ruang untuk Gagal


Sumber foto : ASUS



ASUS memperkenalkan struktur P Series :
  • ExpertBook P1
  • ExpertBook P3 / PM3
  • ExpertBook P5

Fokusnya jelas, profesional yang hidup dari pergerakan, bukan yang bekerja menetap di satu meja. Pengusaha, pekerja hybrid, UMKM, konsultan, hingga tim sales yang bisa berpindah kota dalam 24 jam.

Dari ketiganya, ExpertBook P1 langsung mencuri perhatian. Bukan karena desain mencolok, justru karena ia tenang, ramping, tidak berlebihan dan terasa dibuat untuk bekerja, bukan tampil.

ASUS ExpertBook P1: Bobot Ringan, Fungsi Serius


Dengan berat sekitar 1,4 kg, P1 masuk kategori benar-benar mobile. Bukan sekadar tipis dan ringan, tetapi ringan tanpa terasa rapuh. Material kombinasi plastik dan aluminium memberi keseimbangan: tidak membebani, tidak ringkih, tidak menuntut perlakuan ekstra.

Bagi yang bekerja di kafe sempit, ruang coworking, hotel transit, bahkan kereta antarkota, bobot ini bukan detail melainkan kenyamanan mental.

Durability Test Saat Ketahanan Tidak Hanya Jadi Klaim


Inilah titik yang memisahkan P Series dari laptop tipis biasa. 
Di sesi demonstrasi, ASUS : menjatuhkan laptop, menggetarkannya keras, menekan fisiknya, bahkan menyiramnya

Tanpa eufemisme, ini bukan sekadar percikan estetis. Ini uji yang, jujur saja, membuat ruangan terdiam sesaat.
Hasilnya? Laptop tetap menyala, layar hidup, sistem stabil, tanpa ada error sedikit pun.

Di saat banyak laptop tipis mengandalkan rupa, P Series ini justru menampilkan ketahanan sebagai identitas. Standar MIL-STD-810H bukan badge, melainkan bukti.
Momen ini membuat satu kalimat terlintas jelas, yaitu 
“Kalau dulu laptop saya sekuat ini, saya tidak perlu kehilangan klien.”

Keamanan Tidak Menonjol, tetapi Menenangkan


ASUS tidak hanya membentengi fisik, tetapi juga data:

TPM 2.0, proteksi BIOS, privacy shutter, serta opsi biometrik.

Seperti sabuk pengaman: tidak memikat, tapi penting. Bagi pemilik bisnis, konsultan, atau tim yang membawa file rahasia, keamanan bukan fitur tambahan tapi kewarasan.

Hands-on Menyentuh Bukti yang Tidak Dibaca


Di area ExpertHunt, P1 dicoba dalam kondisi nyata, seperti 
multitasking dokumen dan tab, video call singkat dan eksekusi file kerja berat.

Keyboard stabil, respons cepat, performa terasa matang. Tanpa gimmick. Tanpa memaksa kagum.Ruang ini bukan sekadar demo, tetapi pengujian yang relevan dengan cara orang benar-benar bekerja hari ini.

Mobilitas Boleh Liar, Perangkatnya Tidak


Ketika acara berakhir, ada satu kalimat yang menetap

“Mobilitas memang membawa risiko, tetapi perangkat kerja tidak perlu ikut berisiko.”

ExpertBook P1 bukan laptop untuk pamer kehadiran. Ia dibuat untuk mereka yang tidak punya pilihan selain bergerak terus bahkan ketika ruang, waktu, dan situasi tidak ideal.

Ringan, kuat, aman dan terutama memberikan ketenangan menjalankan pekerjaan tanpa takut laptop menyerah duluan.

Karena dalam dunia kerja yang bergerak cepat, kita tidak hanya butuh performa, tetapi juga ketahanan untuk bertahan saat keadaan tidak bersahabat.

Continue reading ASUS Expert Series: Ketika Mobilitas Tidak Lagi Menjadi Ancaman bagi Pekerjaan

Sabtu, 15 November 2025

Dari Makan Enak, Kumpul Asik, Sampai Dapat Cuan Bareng Pizza Hut!

 

Sumber foto : dokpri

Momen di Pizza Hut yang Selalu Bikin Hangat

Ada satu tempat yang selalu jadi pelarian kecil buat aku setiap kali butuh waktu istirahat dari rutinitas rumah: Pizza Hut.

Buat sebagian orang, mungkin cuma sekadar tempat makan. Tapi buat aku, suasananya selalu punya kehangatan tersendiri. Dari aroma pizza yang baru keluar oven, keju meleleh yang menggoda, sampai tawa-tawa kecil di meja makan, semuanya bikin hati ikut “nge-recharge”.

Kemarin aku dan temanku sempat mampir lagi ke Pizza HUT Ristorante Danau Sunter, tepatnya di Jl. Danau Sunter Utara Blok A3 No.14 Sunter Agung - Tg. Priok, Jakarta Utara dan rasanya masih sama: cozy, bersih, pelayanan ramah, dan tentu aja pizza-nya memang yahut! 

Tapi kali ini, ada sesuatu yang beda. Selain menikmati makanan enak, aku juga dapet cerita menarik tentang gimana caranya mama-mama kayak aku bisa tetap produktif sambil tetap punya waktu buat keluarga.
Awal Tau Tentang Program “Mama Yahut”

Waktu aku dan temanku lagi ngobrol santai sama salah satu staf, aku dikasih tahu tentang program dari Pizza Hut Indonesia yang namanya Mama Yahut.


Sumber foto : Pizza HUT Indonesia 

Jujur, kami langsung penasaran banget. Dari namanya aja udah kedengeran positif dan empowering banget!
Ternyata, Mama Yahut ini adalah program khusus buat para mama yang mau tetap aktif dan produktif. Lewat program ini, kita bisa dapet kesempatan untuk ikut kegiatan seru dari Pizza Hut, dapet berbagai keuntungan menarik, bahkan bisa dapet cuan tambahan dari rumah aja. 

Buat aku yang sehari-harinya ngurus rumah dan keluarga, program kayak gini tuh priceless banget. Gak cuma bikin mama-mama merasa dihargai, tapi juga kasih ruang buat berkembang dengan cara yang fun dan relevan.

Experience Seru di Pizza Hut

Sambil nikmatin pizza favoritku Super Supreme dan Creamy Baked Lasagna, aku mikir, ini tuh bukan sekadar makanan, tapi simbol momen bahagia bareng keluarga dan teman.

Topping-nya tebal, keju-nya meleleh sempurna, terus ada rasa gurih dan smoky yang pas banget. Setiap gigitan tuh literally comfort food-nya mama banget! 

Yang aku suka dari Pizza Hut, selain makanannya, adalah suasananya yang hangat dan family-friendly.
Ada area duduk luas, pendingin ruangan nyaman, pelayanan cepat, bahkan fasilitas mushola dan toiletnya yang bersih, serta parkir yang rapi. Semua detailnya tuh terasa dipikirin banget.

Dan yang paling penting, semua itu nyambung banget sama semangat dari Mama Yahut karena jadi mama juga butuh ruang buat recharge, sambil tetap aktif dan produktif.

Selain manfaat finansialnya, yang aku rasakan ketika ikut program Mama Yahut adalah rasa kebersamaan yang kuat. Ada banyak mama lain yang punya cerita dan perjuangan serupa, dan rasanya menyenangkan banget bisa terkoneksi dalam komunitas yang suportif. 

Kita saling berbagi tips, saling menyemangati, bahkan saling rekomendasi promo atau menu favorit di Pizza Hut. Buat aku, itu bikin aktivitas sehari-hari terasa lebih ringan dan meaningful. Jadi bukan cuma soal dapet cuan, tapi juga tentang punya ruang untuk berkembang dan dihargai sebagai mama. Program ini ngingetin aku bahwa jadi mama bukan berarti berhenti bertumbuh — justru makin punya banyak kesempatan baru buat bersinar.

Kenapa Aku Ikut Program Mama Yahut

Aku suka banget sama ide di balik Mama Yahut.
Program ini ngajarin bahwa “jadi mama itu hebat”, bukan cuma karena bisa multitasking, tapi juga karena bisa terus tumbuh dan berbagi hal positif.

Selain dapat pengalaman seru bareng Pizza Hut, mama yang tergabung juga bisa dapet benefit finansial dan social connection. Ada banyak kegiatan yang bisa diikuti, kesempatan dapat hadiah, dan tentunya bisa dapat cuan sambil tetap di rumah.


Sumber foto : dokpri

Buat aku pribadi, ini tuh kayak kombinasi sempurna antara self-care dan purpose. Karena siapa sih yang gak mau tetap produktif, sambil makan enak dan happy? 
Jadi, kalau kamu juga mama yang pengen tetap aktif, happy, dan produktif,  aku saranin banget buat daftar di program Mama Yahut dari Pizza Hut Indonesia.

Selain bisa dapat banyak pengalaman seru, kamu juga bakal ngerasain kebersamaan dan semangat baru bareng komunitas mama-mama keren lainnya.

Klik di sini untuk  Daftar Mama Yahut

Karena buat aku, jadi mama itu bukan alasan buat berhenti berkembang, justru jadi alasan buat terus bersinar 

Dan Pizza Hut lewat program Mama Yahut, bener-bener kasih ruang buat itu. Makanya, yuk jadi #MamaYahut bareng aku! 
Continue reading Dari Makan Enak, Kumpul Asik, Sampai Dapat Cuan Bareng Pizza Hut!