Kamis, 18 Juni 2026

BesTeam, Menyalakan Harapan Anak Yatim

 
Symbolic Launch BesTeam (Bestian Sama Yatim)
Ki-Ka : Herdiansyah, Elizabeth Driemirda, Teuku Wisnu, Widodo A.

Muharram selalu membawa banyak pengingat. Tentang hijrah menuju kebaikan, tentang kepedulian, dan tentang mereka yang sering kali membutuhkan lebih banyak perhatian dari kita: anak-anak yatim.

Namun, pernahkah kita membayangkan bagaimana rasanya tumbuh tanpa sosok ayah?

Bagi sebagian anak, kehilangan ayah bukan hanya kehilangan kepala keluarga. Ada yang kehilangan tempat bercerita setelah pulang sekolah. Ada yang kehilangan sosok yang biasanya menggenggam tangan mereka saat menghadapi ketakutan. Ada pula yang harus belajar memahami kerasnya kehidupan lebih cepat dibandingkan anak-anak seusianya.

Di tengah berbagai keterbatasan yang mereka hadapi, satu hal yang sering kali paling dibutuhkan bukan hanya bantuan, melainkan kehadiran. Seseorang yang percaya pada mereka, mendukung mereka, dan membersamai perjalanan mereka untuk terus melangkah.

Dari semangat itulah Dompet Dhuafa meluncurkan BesTeam (Bestian Sama Yatim), sebuah gerakan kolaboratif yang mengajak masyarakat untuk bersama-sama memuliakan anak yatim Indonesia yang dihelat di Gedung Antara Heritage, Jl. Antara No.59, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat (18/6). Diluncurkan dalam momentum Muharram 1448 Hijriah, BesTeam hadir bukan sekadar sebagai program sosial, tetapi sebagai ajakan untuk membangun ekosistem kepedulian yang mampu menghadirkan dampak jangka panjang bagi masa depan anak-anak yatim.

Menjadi Sahabat dalam Perjalanan Mereka

Nama BesTeam lahir dari makna yang sederhana, tetapi begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Symbolic Launch "Happy Family Coloring" 
Gramedia x Dompet Dhuafa

Kata "Bestian" terinspirasi dari kata "bestie" atau sahabat. Sosok yang hadir bukan hanya saat keadaan baik-baik saja, tetapi juga saat seseorang membutuhkan dukungan. Sementara BesTeam juga bermakna "Best Team", tim terbaik yang terdiri dari masyarakat, donatur, relawan, mitra, komunitas, dan berbagai pihak yang bergerak bersama untuk mendampingi anak yatim.

Sebab pada akhirnya, masa depan seorang anak tidak dibangun oleh satu orang saja. Dibutuhkan banyak tangan yang saling menguatkan, banyak hati yang memilih untuk peduli, dan banyak langkah kecil yang dilakukan bersama.

Melalui BesTeam, Dompet Dhuafa ingin menghadirkan semangat bahwa setiap orang dapat mengambil peran. Tidak harus menjadi pahlawan. Cukup menjadi sahabat yang hadir dan memberi dukungan dalam perjalanan hidup mereka.

Dari Kepedulian Menjadi Kesempatan

Setiap anak memiliki mimpi. Namun tidak semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk mewujudkannya.

Ada anak yang harus mengubur cita-citanya karena keterbatasan biaya pendidikan. Ada yang kesulitan mengakses layanan kesehatan. Ada pula yang memiliki potensi besar, tetapi tidak memiliki ruang untuk mengembangkannya.

Selama lebih dari tiga dekade, Dompet Dhuafa berupaya menjawab tantangan tersebut melalui berbagai program pemberdayaan. Hingga saat ini, lebih dari 23.842 anak yatim telah mendapatkan pendampingan, sementara 1.239 anak menerima dukungan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan mereka.

Di balik angka-angka tersebut, tersimpan ribuan cerita tentang anak-anak yang kembali berani bermimpi. Tentang mereka yang berhasil melanjutkan sekolah, menemukan bakatnya, membangun kepercayaan diri, hingga percaya bahwa masa depan yang lebih baik juga layak mereka miliki.

Harapan itulah yang ingin terus dijaga melalui BesTeam.

Program ini menjadi rumah bagi berbagai inisiatif pemberdayaan anak yatim yang telah berjalan, mulai dari beasiswa pendidikan, bantuan perlengkapan sekolah, pengembangan kompetensi, layanan kesehatan, dukungan nutrisi, hingga program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga.

Karena memuliakan anak yatim bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga membuka jalan agar mereka dapat berdiri lebih kuat di masa depan.

Membangun Bright Generation

BesTeam dibangun di atas empat nilai utama yang menjadi fondasi dalam setiap programnya: Best Heart, Best Mind, Best Future, dan Best Impact.

Nilai-nilai tersebut bukan sekadar konsep. Semuanya dirancang untuk membantu anak-anak yatim tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, memiliki akses pendidikan yang baik, mampu merencanakan masa depan, dan pada akhirnya memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.

Tujuan besarnya adalah melahirkan Bright Generation, generasi yatim yang berdaya, mandiri, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
Sebuah generasi yang tidak didefinisikan oleh keterbatasan yang pernah mereka hadapi, tetapi oleh potensi yang berhasil mereka wujudkan.

Bukti bahwa Harapan Bisa Tumbuh

Dalam peluncuran BesTeam, hadir pula Rahmad Gustav Kurniawan Lubis, alumni penerima manfaat Youth Ekselensia Scholarship (YES) Dompet Dhuafa.

Mini Talkshow bersama 
Rahmad Gustav KurniawanLubis


Kehadirannya menjadi bukti bahwa dukungan yang tepat dapat mengubah perjalanan hidup seseorang.

Ketika anak-anak mendapatkan akses pendidikan, pendampingan, dan lingkungan yang mendukung, mereka memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi. Kisah-kisah seperti inilah yang mengingatkan kita bahwa setiap anak menyimpan potensi luar biasa. Yang mereka butuhkan hanyalah kesempatan dan orang-orang yang percaya bahwa mereka mampu.

Menjangkau Mereka yang Jauh dari Sorotan

Komitmen untuk mendampingi anak yatim tidak berhenti di kota-kota besar.

Melalui berbagai program pendidikan dan pemberdayaan, Dompet Dhuafa juga menjangkau wilayah Indonesia Timur, termasuk daerah-daerah yang masih menghadapi tantangan akses pendidikan.

Renovasi sekolah, bantuan pembelajaran, pendampingan pendidikan, hingga beasiswa menjadi bagian dari upaya agar semakin banyak anak dapat terus belajar dan mengejar cita-cita mereka.

Karena di mana pun mereka tinggal, setiap anak berhak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang.

Saat Lentera Harapan Menyala

Salah satu momen paling berkesan dalam peluncuran BesTeam adalah prosesi penyalaan Lentera Harapan bersama anak-anak yatim.

Saat lentera-lentera itu menyala, yang terlihat bukan hanya cahaya. Ada harapan yang dijaga agar tetap hidup. Harapan untuk terus belajar. Harapan untuk meraih cita-cita. Harapan untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan percaya diri.

Dan yang terpenting, harapan bahwa mereka tidak harus berjalan sendirian.

Bahwa ada banyak orang yang siap hadir, menguatkan, dan membersamai langkah mereka menuju masa depan yang lebih baik.

Karena pada akhirnya, memuliakan anak yatim bukan tentang menjadi pahlawan dalam hidup mereka. Kadang, cukup dengan memilih untuk hadir.

Hadir sebagai sahabat.

Hadir sebagai pendamping.

Hadir sebagai bagian dari harapan yang membantu mereka melangkah lebih jauh.

Melalui BesTeam, Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan dukungan yang berkelanjutan bagi anak-anak yatim Indonesia. Karena ketika lebih banyak orang memilih untuk peduli, akan semakin banyak harapan yang bisa terus menyala untuk masa depan mereka.
Continue reading BesTeam, Menyalakan Harapan Anak Yatim

Sabtu, 18 April 2026

Kipas Angin, Ademnya Beneran Kerasa

 
Siang hari panas, malam kadang masih terasa gerah dan di situ aku sadar, Kipas Angin bukan lagi sekadar pelengkap di rumah, tapi sudah jadi penyelamat di banyak momen.

Aku termasuk yang lebih nyaman dengan hembusan angin yang terasa natural. Nggak terlalu dingin seperti AC, tapi cukup bikin badan rileks. Dari situ, aku mulai benar-benar memperhatikan peran Kipas Angin dalam keseharian.

Siang terasa panas, malam pun kadang masih gerah, di situ aku sadar kipas angin bukan lagi sekadar pelengkap, tapi penyelamat di banyak momen. Aku sendiri lebih nyaman dengan hembusan angin yang terasa natural, nggak sedingin AC tapi cukup bikin tubuh rileks, dan dari situlah aku mulai benar-benar menyadari perannya dalam keseharian.

Kebiasaan Kecil yang Ternyata Penting


Sumber foto : Miyako Official 


Rutinitas aku sekarang cukup padat, apalagi kalau lagi banyak kerjaan dari rumah. Siang hari biasanya jadi waktu paling menantang, panas, sumpek, dan bikin fokus gampang buyar.

Di situ, kipas angin jadi salah satu hal yang selalu aku nyalakan tanpa mikir panjang.

Mulai dari nemenin kerja, lanjut ke waktu santai, sampai akhirnya tetap menyala saat aku tidur. Yang aku rasakan, anginnya stabil dan nggak bikin “kaget”, jadi tetap nyaman dipakai lama.

Tanpa sadar, ini jadi kebiasaan kecil yang bikin hari terasa lebih enak dijalani.

Dari Pengalaman Pribadi Jadi Cerita ke Teman


Kalau diingat-ingat, aku sudah cukup lama pakai Miyako. Bahkan dari dulu sudah ada di rumah, dan sampai sekarang masih dipakai.

Ini yang bikin aku ngerasa kalau pilihan ini bukan sekadar kebetulan.

Dari yang aku rasakan:
  • tetap nyaman dipakai dalam waktu lama
  • nggak berisik saat malam hari
  • dan yang paling terasa, awet

Aku juga sempat lihat kalau ini jadi salah satu Kesayangan Nikita Willy, yang menurutku menarik. Karena ternyata, pilihan sederhana seperti ini juga dipakai banyak orang dengan kebutuhan yang sama, nyari nyaman tanpa ribet.


Sumber foto : Miyako Official


Adem yang “Pas”, Bukan Sekadar Kencang


Buat aku, kipas angin yang enak itu bukan yang paling kencang, tapi yang terasa pas.

Ada momen-momen di mana aku butuh suasana yang tenang:
  • saat lagi fokus kerja
  • lagi santai sambil scrolling
  • atau menjelang tidur

Di situ, kipas angin dengan hembusan yang merata terasa jauh lebih nyaman. Nggak bikin kering, tapi tetap adem.

Hal kecil seperti ini yang akhirnya berpengaruh ke mood sehari-hari.

Awet & Irit, yang Baru Terasa Seiring Waktu


Sumber foto : Miyako Official


Semakin lama dipakai, aku makin sadar kalau memilih kipas angin itu juga soal jangka panjang.

Dari pengalaman aku sendiri:
  1. masih berfungsi dengan baik meski sudah lama dipakai
  2. nggak perlu sering ganti
  3. dan terasa lebih hemat untuk penggunaan harian

Dua hal ini, awet dan irit, yang akhirnya bikin aku tetap nyaman dengan pilihan yang sama sampai sekarang.

Kalau penasaran dan mau lihat-lihat, aku sempat cari info produknya juga di
👉 Kipas Angin Miyako
IG: @miyakoofficial.id & @miyako.community
TikTok: @miyako_indonesia

Sederhana, Tapi Selalu Bisa Diandalkan


Sekarang aku jadi paham, kenapa kipas angin masih jadi pilihan banyak orang.

Bukan cuma soal fungsi, tapi juga karena sudah jadi bagian dari rutinitas. Miyako mungkin terlihat sederhana, tapi justru itu yang bikin dia terasa dekat, nggak ribet, dan selalu bisa diandalkan.

Kalau ada teman yang tanya soal kipas angin, aku biasanya nggak langsung “nyaranin”, tapi lebih ke cerita pengalaman ini. Karena menurutku, yang paling terasa itu justru dari pemakaian sehari-hari.

Akhirnya aku sampai di satu kesimpulan sederhana, bahwa nyaman itu nggak harus berlebihan.

Kadang cukup dari hembusan kipas angin yang terasa pas, yang nemenin hari dari siang sampai malam tanpa banyak drama.

Oia, kalau di rumah kamu, kipas angin masih jadi andalan nggak sih?

Atau punya cerita soal kipas angin yang awet sampai bertahun-tahun? Share di kolom komentar ya, aku pengen banget denger pengalaman kamu!


Continue reading Kipas Angin, Ademnya Beneran Kerasa

Selasa, 10 Maret 2026

BPJS Kesehatan Siapkan 8 Posko Mudik, Layanan JKN Tetap Berjalan Saat Lebaran 2026

 
(Sumber foto : Dokpri)

Menjelang arus mudik Lebaran 2026, kesiapan layanan kesehatan menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian serius. Banyaknya masyarakat yang melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman membuat akses terhadap layanan kesehatan harus tetap terjamin, meskipun peserta berada di luar daerah domisili.

Untuk itu, BPJS Kesehatan memastikan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat memperoleh layanan kesehatan di berbagai daerah selama periode mudik dan libur Lebaran tahun ini. Komitmen tersebut disampaikan dalam acara Konferensi Pers Layanan BPJS Kesehatan Saat Libur Lebaran Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Sri Suwarsih, Gedung Siwabessy Lt.3, Kantor Pusat BPJS Kesehatan Jl. Letjen Suprapto Kav.20, Cempaka Putih, Jakarta pada Senin (9/3).

Di acara Konferensi Pers yang saya dan rekan-rekan Blogger hadiri ini, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menegaskan bahwa peserta JKN tidak perlu khawatir apabila membutuhkan layanan kesehatan selama perjalanan mudik maupun saat berada di kampung halaman.

“Berbagai kemudahan layanan JKN bisa diakses di seluruh Indonesia tanpa dibatasi domisili daerah asal peserta. Kemudian, tersedia juga posko mudik BPJS Kesehatan di tempat-tempat yang padat,” ujar Pujo.
Menurutnya, momentum mudik Lebaran menjadi salah satu periode dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Karena itu, BPJS Kesehatan memastikan berbagai kanal layanan tetap tersedia agar peserta dapat dengan mudah memperoleh pelayanan kesehatan ketika dibutuhkan.

Posko Mudik BPJS Kesehatan di Delapan Titik Strategis

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menghadirkan delapan Posko Mudik BPJS Kesehatan yang akan beroperasi pada 13–16 Maret 2026. Posko tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis yang diperkirakan menjadi jalur padat pemudik, yaitu :
  1. Pelabuhan Merak, Banten; 
  2. Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur; 
  3. Rest Area Tol 88A Cipularang di Purwakarta, Jawa Barat; 
  4. Rest Area Tol 166A Cipali di Majalengka, Jawa Barat; 
  5. Rest Area Tol 429A Ungaran di Semarang, Jawa Tengah; 
  6. Rest Area Tol 519A Masaran di Sragen, Jawa Tengah; 
  7. Terminal Purabaya di Sidoarjo, Jawa Timur;
  8. Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar, Sulawesi Selatan.

Di posko-posko tersebut, pemudik dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan. Layanan tersebut antara lain :
  • Konsultasi kesehatan, 
  • Pemeriksaan kesehatan dasar, 
  • Penyediaan obat-obatan, hingga tindakan sederhana untuk kondisi kegawatdaruratan. 
  • Tersedia pula layanan ambulans serta fasilitas relaksasi yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Melalui layanan tersebut, masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan ringan seperti pusing atau kelelahan dapat melakukan pemeriksaan awal. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, tanda vital, hingga penelusuran riwayat kesehatan untuk memastikan kondisi pemudik tetap aman selama perjalanan.

Layanan Digital Tetap Beroperasi Selama Libur Lebaran

Selain menghadirkan layanan kesehatan langsung di jalur mudik, BPJS Kesehatan juga memastikan kemudahan akses layanan administrasi kepesertaan melalui berbagai kanal digital yang tetap dapat dimanfaatkan masyarakat selama periode libur Lebaran.

(Sumber foto : Dokpri)

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto menjelaskan bahwa terdapat tiga jenis layanan utama yang tetap disediakan selama masa libur Lebaran, yaitu layanan administrasi kepesertaan, layanan informasi, serta layanan pengaduan.

“Sering kali peserta ingin memastikan apakah status kepesertaannya aktif atau tidak aktif. Hal-hal seperti itu dapat difasilitasi melalui layanan yang kami sediakan selama periode libur Lebaran,” ujar Akmal.

Peserta JKN dapat memanfaatkan berbagai kanal layanan seperti Aplikasi Mobile JKN, layanan administrasi melalui WhatsApp PANDAWA, maupun Care Center 165 yang tetap beroperasi selama periode libur.

Peserta Tetap Bisa Berobat di Luar Domisili

BPJS Kesehatan juga memastikan peserta tetap dapat memperoleh layanan kesehatan meskipun sedang berada di luar daerah tempat mereka terdaftar.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba menjelaskan bahwa peserta JKN tetap dapat mengakses pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) lain yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan apabila FKTP tempat peserta terdaftar sedang tutup atau peserta sedang berada di luar kota.

(Sumber foto : Dokpri)

Untuk memudahkan masyarakat menemukan fasilitas kesehatan yang tetap beroperasi selama periode libur Lebaran, BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan pencarian fasilitas kesehatan melalui Aplikasi Aplicares.

Di sisi lain, BPJS Kesehatan juga tetap membuka layanan tatap muka di kantor cabang pada beberapa tanggal selama periode libur Lebaran, yakni pada 18 Maret, 20 Maret, 23 Maret, dan 24 Maret 2026. Layanan tersebut dibuka mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.

BPJS Kesehatan juga memastikan keberlanjutan pelayanan bagi peserta dengan penyakit kronis, termasuk peserta Program Rujuk Balik (PRB). Peserta tetap dapat memperoleh obat kronis baik melalui rumah sakit maupun fasilitas kesehatan tingkat pertama sesuai ketentuan yang berlaku.

Perlindungan Kesehatan Jika Terjadi Kecelakaan

Selain itu, peserta JKN yang mengalami kecelakaan lalu lintas selama perjalanan mudik tetap dapat memperoleh jaminan layanan kesehatan. Dalam kondisi tersebut, biaya penanganan awal kecelakaan akan dijamin oleh Jasa Raharja hingga batas maksimal Rp.20 juta. Apabila biaya pelayanan kesehatan melebihi batas tersebut, selisih biaya dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Imbauan Menjaga Kesehatan Selama Perjalanan Mudik

Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi menilai momentum mudik Lebaran memang membutuhkan perhatian dan kesiapan ekstra dari berbagai pihak, termasuk dalam memastikan kelancaran layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami tentu tidak ingin ada peserta yang tertolak secara administratif ketika mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Karena itu masyarakat juga perlu memastikan status kepesertaan JKN dalam kondisi aktif sebelum melakukan perjalanan mudik,” ujar Tulus.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan mudik, tidak hanya dari sisi kesehatan fisik tetapi juga kesehatan mental.

“Kelelahan menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Karena itu masyarakat perlu menjaga kondisi tubuh dengan baik, beristirahat cukup, serta memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh,” tambahnya.

Faktor Human Error Masih Dominasi Kecelakaan

Hal serupa juga disampaikan Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia, Sandhi Wiedyanoe. Ia mengatakan pihaknya telah melakukan analisis lalu lintas menjelang periode libur Lebaran 2026 untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan selama arus mudik maupun arus balik.

Dari hasil analisis tersebut, faktor kesalahan manusia atau human error masih menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas. Karena itu masyarakat diimbau untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh saat mudik.

(Sumber foto : Dokumentasi rekan Blogger)

Dengan berbagai kesiapan layanan tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman, sekaligus tetap memiliki akses terhadap layanan kesehatan apabila dibutuhkan selama perjalanan maupun saat berada di kampung halaman.

Continue reading BPJS Kesehatan Siapkan 8 Posko Mudik, Layanan JKN Tetap Berjalan Saat Lebaran 2026

Jumat, 16 Januari 2026

Filantropi Naik Level: Dari Bantuan ke Pemberdayaan Berkelanjutan

 
Sumber foto : Dokpri 


Tekanan ekonomi, ketimpangan sosial, dan krisis global yang berlapis membuat persoalan kemanusiaan hari ini semakin kompleks. Gelombang pemutusan hubungan kerja, daya beli yang melemah, serta terbatasnya akses terhadap layanan dasar mendorong semakin banyak kelompok masyarakat berada dalam kondisi rentan.

Situasi ini menegaskan satu hal penting yaitu pendekatan kemanusiaan tidak bisa lagi berhenti pada bantuan sesaat, tetapi perlu diarahkan pada solusi jangka panjang yang mampu membangun ketahanan dan kemandirian masyarakat.

Konteks inilah yang terasa kuat dalam Indonesia Humanitarian Summit & Peluncuran Indonesia Philanthropy Report 2025, yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa bersama Nusantara TV pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Nusantara TV Ballroom, NT Tower Lantai 5, Jakarta Timur. Mengusung tema “Empowerment to The Next Level”, forum ini menjadi ruang temu lintas sektor untuk membicarakan ulang arah filantropi Indonesia di tengah tantangan sosial yang semakin nyata.


Sumber foto : Dokpri 


Sejak awal acara, suasana yang terbangun terasa hangat dan penuh harapan. Pentas seni tradisional membuka forum dengan pengingat bahwa kemanusiaan dan kebudayaan selalu berjalan berdampingan. Dari momen itu, diskusi bergerak pada satu benang merah: tantangan sosial hari ini membutuhkan pendekatan yang lebih dewasa, terbuka, dan berani serta kolaborasi yang sungguh-sungguh.

Dalam sambutannya, Ahmad Juwaini, Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, menegaskan bahwa filantropi perlu melampaui pendekatan karitatif. Bantuan jangka pendek dinilai tidak cukup untuk menjawab persoalan struktural yang dihadapi masyarakat. Karena itu, filantropi harus dikelola secara terukur, transparan, dan berorientasi pada dampak agar mampu benar-benar menguatkan dan memandirikan penerima manfaat.

Perspektif yang lebih luas disampaikan oleh Anis Matta, Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia. Ia menyoroti bahwa di tengah krisis global yang saling berkelindan mulai dari ekonomi, geopolitik, hingga kemanusiaan, filantropi memiliki peran strategis dalam menjaga kohesi sosial. Filantropi tidak hanya hadir sebagai respons atas kondisi darurat, tetapi juga sebagai kekuatan yang membangun daya tahan masyarakat agar tidak mudah rapuh di tengah ketidakpastian.


Sumber foto : Dokpri 


Diskursus semakin diperdalam melalui pemaparan Indonesia Philanthropy Report 2025. Laporan ini membuka gambaran tentang bagaimana filantropi dapat dikelola secara akuntabel, berdampak, dan berkelanjutan. Data yang disajikan menunjukkan bahwa filantropi bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan sebuah ekosistem yang membutuhkan tata kelola yang kuat, kolaborasi lintas sektor, serta keberpihakan pada solusi jangka panjang.

Dalam sesi diskusi panel, Sandiaga Uno, tokoh pemberdayaan dan kewirausahaan, menyoroti pentingnya mengaitkan filantropi dengan penguatan ekonomi masyarakat. Menurutnya, filantropi akan memiliki dampak yang lebih panjang ketika diarahkan pada penciptaan peluang usaha, penguatan kapasitas, dan pembukaan akses ekonomi terutama bagi anak muda dan pemimpin lokal. Pendekatan ini dinilai mampu menjembatani kepedulian sosial dengan kemandirian ekonomi.

Bagi Dompet Dhuafa, forum ini juga menjadi bagian dari komitmen transparansi dan akuntabilitas kepada publik. Sepanjang 2025, Dompet Dhuafa menyalurkan dana filantropi dalam skala besar melalui berbagai program di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial, dan kemanusiaan. Seluruh upaya tersebut dijalankan dengan prinsip tata kelola yang mengacu pada Good Corporate Governance dan Good Risk Management, sehingga dampak yang dihasilkan tidak hanya besar secara angka, tetapi juga kuat secara keberlanjutan.

Lebih dari sekadar agenda tahunan, Indonesia Humanitarian Summit 2025 memperlihatkan bahwa filantropi Indonesia sedang bergerak menuju fase yang lebih matang. Fokusnya bergeser dari seberapa banyak bantuan disalurkan, menjadi seberapa jauh masyarakat dapat diperkuat dan dimandirikan.

Pada akhirnya, Empowerment to The Next Level bukan hanya sebuah tema, melainkan ajakan bersama. Di tengah tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks, filantropi membutuhkan lebih banyak pihak yang mau terlibat bukan hanya untuk memberi, tetapi untuk ikut membangun kemandirian. Saatnya bergerak, berkolaborasi, dan mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing demi perubahan yang berkelanjutan.
Continue reading Filantropi Naik Level: Dari Bantuan ke Pemberdayaan Berkelanjutan

Senin, 08 Desember 2025

ASUS Expert Series: Ketika Mobilitas Tidak Lagi Menjadi Ancaman bagi Pekerjaan

 
ASUS ExpertHunt (dokpri)

Ada momen ketika kita baru benar-benar memahami arti “perangkat kerja yang bisa dipercaya” yaitu saat perangkat itu gagal di momen paling penting. 

Saya pernah mengalaminya. Pitch ke klien besar, presentasi berjalan baik, hingga laptop tiba-tiba mati hanya karena guncangan ringan saat perjalanan. Bukan hanya kehilangan presentasi, tapi momen, momentum, dan peluang. Hiks..

Karena pengalaman itu, undangan ke ASUS Business x Intel – Media Gathering “ASUS Expert Series” terasa tepat sasaran.Tepatnya di event Media Gathering ASUS Expert Series di Pullman Bandung Grand Central, Bandung, Jawa Barat (4/12).

Di event ini saya berkesempatan silaturahmi bersama rekan-rekan blogger Bandung dan media lokal. Pastinya saya makin excited, apalagi ini bukan sekadar peluncuran produk, tapi jawaban dari pertanyaan yang selama ini menggantung, apakah ada laptop yang cukup ringan untuk mobilitas namun cukup tangguh untuk risiko nyata di lapangan?
Jawaban itu tidak datang dari slide atau jargon teknis, tetapi dari momen yang terjadi tepat di depan mata.


kika : Eric Khoven (Country Manager ASUS Indonesia)
Said Dahda (Commercial Technical PR ASUS Indonesia)


Event yang juga dihadiri oleh Eric Khoven (Country Manager ASUS Indonesia) ini mengusung tema Trusted by IT Experts, Built for Worry-Free Business. 
"Visi ASUS menghadirkan Expert Series sebagai perangkat tangguh, aman, dan siap mendukung produktivitas modern, sekaligus memberikan solusi untuk kebutuhan profesional yang mengutamakan efisiensi, mobilitas, dan keamanan data" papar Eric.

Dirancang untuk Mereka yang Tidak Punya Ruang untuk Gagal


Sumber foto : ASUS



ASUS memperkenalkan struktur P Series :
  • ExpertBook P1
  • ExpertBook P3 / PM3
  • ExpertBook P5

Fokusnya jelas, profesional yang hidup dari pergerakan, bukan yang bekerja menetap di satu meja. Pengusaha, pekerja hybrid, UMKM, konsultan, hingga tim sales yang bisa berpindah kota dalam 24 jam.

Dari ketiganya, ExpertBook P1 langsung mencuri perhatian. Bukan karena desain mencolok, justru karena ia tenang, ramping, tidak berlebihan dan terasa dibuat untuk bekerja, bukan tampil.

ASUS ExpertBook P1: Bobot Ringan, Fungsi Serius


Dengan berat sekitar 1,4 kg, P1 masuk kategori benar-benar mobile. Bukan sekadar tipis dan ringan, tetapi ringan tanpa terasa rapuh. Material kombinasi plastik dan aluminium memberi keseimbangan: tidak membebani, tidak ringkih, tidak menuntut perlakuan ekstra.

Bagi yang bekerja di kafe sempit, ruang coworking, hotel transit, bahkan kereta antarkota, bobot ini bukan detail melainkan kenyamanan mental.

Durability Test Saat Ketahanan Tidak Hanya Jadi Klaim


Inilah titik yang memisahkan P Series dari laptop tipis biasa. 
Di sesi demonstrasi, ASUS : menjatuhkan laptop, menggetarkannya keras, menekan fisiknya, bahkan menyiramnya

Tanpa eufemisme, ini bukan sekadar percikan estetis. Ini uji yang, jujur saja, membuat ruangan terdiam sesaat.
Hasilnya? Laptop tetap menyala, layar hidup, sistem stabil, tanpa ada error sedikit pun.

Di saat banyak laptop tipis mengandalkan rupa, P Series ini justru menampilkan ketahanan sebagai identitas. Standar MIL-STD-810H bukan badge, melainkan bukti.
Momen ini membuat satu kalimat terlintas jelas, yaitu 
“Kalau dulu laptop saya sekuat ini, saya tidak perlu kehilangan klien.”

Keamanan Tidak Menonjol, tetapi Menenangkan


ASUS tidak hanya membentengi fisik, tetapi juga data:

TPM 2.0, proteksi BIOS, privacy shutter, serta opsi biometrik.

Seperti sabuk pengaman: tidak memikat, tapi penting. Bagi pemilik bisnis, konsultan, atau tim yang membawa file rahasia, keamanan bukan fitur tambahan tapi kewarasan.

Hands-on Menyentuh Bukti yang Tidak Dibaca


Di area ExpertHunt, P1 dicoba dalam kondisi nyata, seperti 
multitasking dokumen dan tab, video call singkat dan eksekusi file kerja berat.

Keyboard stabil, respons cepat, performa terasa matang. Tanpa gimmick. Tanpa memaksa kagum.Ruang ini bukan sekadar demo, tetapi pengujian yang relevan dengan cara orang benar-benar bekerja hari ini.

Mobilitas Boleh Liar, Perangkatnya Tidak


Ketika acara berakhir, ada satu kalimat yang menetap

“Mobilitas memang membawa risiko, tetapi perangkat kerja tidak perlu ikut berisiko.”

ExpertBook P1 bukan laptop untuk pamer kehadiran. Ia dibuat untuk mereka yang tidak punya pilihan selain bergerak terus bahkan ketika ruang, waktu, dan situasi tidak ideal.

Ringan, kuat, aman dan terutama memberikan ketenangan menjalankan pekerjaan tanpa takut laptop menyerah duluan.

Karena dalam dunia kerja yang bergerak cepat, kita tidak hanya butuh performa, tetapi juga ketahanan untuk bertahan saat keadaan tidak bersahabat.

Continue reading ASUS Expert Series: Ketika Mobilitas Tidak Lagi Menjadi Ancaman bagi Pekerjaan

Sabtu, 15 November 2025

Dari Makan Enak, Kumpul Asik, Sampai Dapat Cuan Bareng Pizza Hut!

 

Sumber foto : dokpri

Momen di Pizza Hut yang Selalu Bikin Hangat

Ada satu tempat yang selalu jadi pelarian kecil buat aku setiap kali butuh waktu istirahat dari rutinitas rumah: Pizza Hut.

Buat sebagian orang, mungkin cuma sekadar tempat makan. Tapi buat aku, suasananya selalu punya kehangatan tersendiri. Dari aroma pizza yang baru keluar oven, keju meleleh yang menggoda, sampai tawa-tawa kecil di meja makan, semuanya bikin hati ikut “nge-recharge”.

Kemarin aku dan temanku sempat mampir lagi ke Pizza HUT Ristorante Danau Sunter, tepatnya di Jl. Danau Sunter Utara Blok A3 No.14 Sunter Agung - Tg. Priok, Jakarta Utara dan rasanya masih sama: cozy, bersih, pelayanan ramah, dan tentu aja pizza-nya memang yahut! 

Tapi kali ini, ada sesuatu yang beda. Selain menikmati makanan enak, aku juga dapet cerita menarik tentang gimana caranya mama-mama kayak aku bisa tetap produktif sambil tetap punya waktu buat keluarga.
Awal Tau Tentang Program “Mama Yahut”

Waktu aku dan temanku lagi ngobrol santai sama salah satu staf, aku dikasih tahu tentang program dari Pizza Hut Indonesia yang namanya Mama Yahut.


Sumber foto : Pizza HUT Indonesia 

Jujur, kami langsung penasaran banget. Dari namanya aja udah kedengeran positif dan empowering banget!
Ternyata, Mama Yahut ini adalah program khusus buat para mama yang mau tetap aktif dan produktif. Lewat program ini, kita bisa dapet kesempatan untuk ikut kegiatan seru dari Pizza Hut, dapet berbagai keuntungan menarik, bahkan bisa dapet cuan tambahan dari rumah aja. 

Buat aku yang sehari-harinya ngurus rumah dan keluarga, program kayak gini tuh priceless banget. Gak cuma bikin mama-mama merasa dihargai, tapi juga kasih ruang buat berkembang dengan cara yang fun dan relevan.

Experience Seru di Pizza Hut

Sambil nikmatin pizza favoritku Super Supreme dan Creamy Baked Lasagna, aku mikir, ini tuh bukan sekadar makanan, tapi simbol momen bahagia bareng keluarga dan teman.

Topping-nya tebal, keju-nya meleleh sempurna, terus ada rasa gurih dan smoky yang pas banget. Setiap gigitan tuh literally comfort food-nya mama banget! 

Yang aku suka dari Pizza Hut, selain makanannya, adalah suasananya yang hangat dan family-friendly.
Ada area duduk luas, pendingin ruangan nyaman, pelayanan cepat, bahkan fasilitas mushola dan toiletnya yang bersih, serta parkir yang rapi. Semua detailnya tuh terasa dipikirin banget.

Dan yang paling penting, semua itu nyambung banget sama semangat dari Mama Yahut karena jadi mama juga butuh ruang buat recharge, sambil tetap aktif dan produktif.

Selain manfaat finansialnya, yang aku rasakan ketika ikut program Mama Yahut adalah rasa kebersamaan yang kuat. Ada banyak mama lain yang punya cerita dan perjuangan serupa, dan rasanya menyenangkan banget bisa terkoneksi dalam komunitas yang suportif. 

Kita saling berbagi tips, saling menyemangati, bahkan saling rekomendasi promo atau menu favorit di Pizza Hut. Buat aku, itu bikin aktivitas sehari-hari terasa lebih ringan dan meaningful. Jadi bukan cuma soal dapet cuan, tapi juga tentang punya ruang untuk berkembang dan dihargai sebagai mama. Program ini ngingetin aku bahwa jadi mama bukan berarti berhenti bertumbuh — justru makin punya banyak kesempatan baru buat bersinar.

Kenapa Aku Ikut Program Mama Yahut

Aku suka banget sama ide di balik Mama Yahut.
Program ini ngajarin bahwa “jadi mama itu hebat”, bukan cuma karena bisa multitasking, tapi juga karena bisa terus tumbuh dan berbagi hal positif.

Selain dapat pengalaman seru bareng Pizza Hut, mama yang tergabung juga bisa dapet benefit finansial dan social connection. Ada banyak kegiatan yang bisa diikuti, kesempatan dapat hadiah, dan tentunya bisa dapat cuan sambil tetap di rumah.


Sumber foto : dokpri

Buat aku pribadi, ini tuh kayak kombinasi sempurna antara self-care dan purpose. Karena siapa sih yang gak mau tetap produktif, sambil makan enak dan happy? 
Jadi, kalau kamu juga mama yang pengen tetap aktif, happy, dan produktif,  aku saranin banget buat daftar di program Mama Yahut dari Pizza Hut Indonesia.

Selain bisa dapat banyak pengalaman seru, kamu juga bakal ngerasain kebersamaan dan semangat baru bareng komunitas mama-mama keren lainnya.

Klik di sini untuk  Daftar Mama Yahut

Karena buat aku, jadi mama itu bukan alasan buat berhenti berkembang, justru jadi alasan buat terus bersinar 

Dan Pizza Hut lewat program Mama Yahut, bener-bener kasih ruang buat itu. Makanya, yuk jadi #MamaYahut bareng aku! 
Continue reading Dari Makan Enak, Kumpul Asik, Sampai Dapat Cuan Bareng Pizza Hut!

Senin, 20 Oktober 2025

Piala Adhi Praya Garuda TV : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Prabowo–Gibran yang Penuh Inspirasi

 
Sumber foto: dokpri


Satu tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi momentum penting untuk melihat sejauh mana arah baru Indonesia bergerak. Dalam suasana penuh semangat kolaborasi dan optimisme, Garuda TV menghadirkan acara “1 Tahun Prabowo Gibran : Piala Adhi Praya GarudaTV” sebuah panggung apresiasi untuk menyoroti capaian positif pemerintahan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Acara yang berlangsung dengan megah di Auditorium Gedung Utama Lt.4, Kampus I, Universitas Tarumanagara, Jl. Letjend S. Parman, Tomang, Jakarta Barat ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga ruang refleksi dan dialog terbuka antara pemerintah, media, dan masyarakat. Garuda TV berperan penting sebagai media independen yang konsisten menampilkan narasi positif pembangunan bangsa, dengan fokus pada semangat kolaborasi dan penghargaan terhadap kerja keras.

Melalui Piala Adhi Praya Garuda TV, apresiasi diberikan kepada tokoh, lembaga, dan inisiatif yang berkontribusi nyata dalam mendorong kemajuan Indonesia. Penghargaan ini menjadi simbol bahwa kemajuan bangsa tidak lahir dari satu pihak saja, tetapi dari sinergi antara pemerintah, media, dan rakyat.

Dalam sesi diskusi, Meutya Hafid, selaku Kementrian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyampaikan bahwa kini Komdigi sukses membangun 200 titik akses internet di Papua hanya dalam setahun pemerintahan Prabowo - Gibran. Sekarang anak-anak sekolah di Papua Pegunungan tidak perlu melakukan perjalanan jauh untuk ujian yang sistemnya terdigitalisasi.

Mentri Wihaji menyatakan bahwa Indonesia sebagai satu-satunya negara di dunia yang memberikan program Makanan Gizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil. Dan akan terus mendorong pelaksanaan Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) sebagai sebagai langkah nyata untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa.


Sumber foto: dokpri

Pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan capaian tahun pertama ini berlanjut pada kebijakan jangka panjang yang berpihak pada rakyat. Pemerintahan yang kuat harus didukung media yang visioner, seperti Garuda TV yang mampu menghadirkan informasi dengan semangat kebangsaan.

Kehadiran para tokoh seperti Yusril Ihza Mahendra (Menko Kumham Imipas RI), M. Iftitah Sulaiman (Menteri Transmigrasi), Wihaji (Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga), serta Sudaryono (Wakil Menteri Pertanian RI/Founder Garuda TV) memperkaya dialog dengan sudut pandang inspiratif. Masing-masing memberikan refleksi mendalam tentang pencapaian, tantangan, dan arah masa depan bangsa di bawah kepemimpinan Prabowo–Gibran.

Garuda TV berhasil menjadikan acara ini bukan hanya sebagai wadah apresiasi, tetapi juga ruang edukasi publik. Melalui penyajian yang elegan dan profesional, Garuda TV memperlihatkan bahwa media mampu menjadi jembatan komunikasi yang membangun antara pemerintah dan masyarakat, tanpa kehilangan nilai kritis dan objektivitas.

Antusiasme peserta dan penonton semakin menegaskan bahwa kehadiran Garuda TV telah memberikan warna baru bagi ekosistem media nasional. Dengan terus mengedepankan jurnalisme positif, Garuda TV menjadi teladan bagi media lain untuk menghadirkan konten yang menginspirasi, membangun, dan menyatukan.

Menutup acara, suasana haru dan bangga terasa kuat. Piala Adhi Praya Garuda TV bukan sekadar penghargaan, melainkan pengingat bahwa kerja keras dan dedikasi selalu pantas dirayakan.

Momentum satu tahun ini menegaskan bahwa kepemimpinan Prabowo–Gibran dan dukungan media seperti Garuda TV mampu menyalakan optimisme baru bagi masa depan Indonesia yang lebih maju, kuat, dan berdaulat.
Continue reading Piala Adhi Praya Garuda TV : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Prabowo–Gibran yang Penuh Inspirasi

Selasa, 10 Juni 2025

Klinik Sirka BSD Solusi Holistik Untuk Cegah Gangguan Metabolik

 
Konsultasi tatap muka dengan dr. Sendyka Rinduwastuty 
di Klinik Sirka BSD (sumber foto : dokpri)


Semakin bertambahnya usia, semakin saya lebih concern pada masalah kesehatan, terlebih lagi wanita disebut-sebut lebih rentan mengalami obesitas dibanding pria.

Sebagai seorang ibu rumah tangga pastinya banyak sekali tanggung jawab yang harus saya jalankan, membuat pola makan saya jadi tidak teratur. Tanpa sadar, saya malah lebih sering mengonsumsi makanan yang belum tentu ada nutrisinya, kurangnya makan makanan yang berserat dan ngemil gorengan sudah jadi kebiasaan sehari-hari.

Terlihat sepele sih, namun ternyata pola makan saya yang tidak sehat dan minimnya aktivitas fisik bisa menjadi salah satu faktor penyebab obesitas atau bertambahnya berat badan. Waduh, saya jadi gak pede saat tampil didepan publik karena merasa bentuk tubuh yang melebar, penampilan jadi kurang enak dipandang, dan jadi over thinking sendiri. Apa benar saya obesitas? Apakah obesitas bisa diobati?

Cegah Obesitas Bersama Klinik Sirka

Selain membuat saya jadi tidak pede, saya juga khawatir karena faktanya obesitas termasuk masalah medis yang bisa meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, bahkan kanker.


Cek Body Composition di Klinik Sirka BSD (sumber foto : dokpri) 


Bahkan menurut P2PTM Kemkes, gangguan metabolik merupakan sekelompok kondisi medis yang memengaruhi cara tubuh memproses makanan menjadi energi. Berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, dimana terjadi peningkatan tren kadar kolesterol, obesitas, dan diabetes melitus tipe 2 jika dibandingkan dengan tahun 2018.

Saya langsung browsing informasi di internet tentang obesitas dan gangguan metabolik, dan saya menemukan Klinik Sirka. Karena masih penasaran, akhirnya saya cek akun sosial medianya juga. Ternyata benar, ada Klinik Sirka yang fokus memberikan pelayanan lengkap, mulai dari pencegahan hingga perawatan gangguan metabolik yang dialami seseorang dari berbagai kategori usia.

Saya beranikan diri untuk melakukan janji temu melalui nomor admin Klinik Sirka untuk memulai layanan, saya memutuskan untuk melakukan pemeriksaan dan konsultasi ke Klinik Sirka BSD, yang berlokasi di Ruko Northridge BSD Business Center, Jl Komp. BSD No.05 blok A3, Serpong, Pagedangan, Tangerang Selatan, Banten.

Sirka yang pada awalnya dikenal sebagai platform kesehatan digital, saat ini hadir sebagai klinik yang bisa didatangi secara langsung di BSD. Tidak cuma mengatasi obesitas saja, Klinik Sirka juga memberikan pelayanan holistik untuk pencegahan dan perawatan gangguan metabolik.

Saat visit ke Klinik Sirka, saya disambut dengan senyuman dan keramahan dari staf admin yang dengan informatif melayani saya untuk melakukan registrasi di front office.

Sebelum saya konsultasi ke dokter, saya harus melakukan General Health Screening terlebih dahulu untuk cek Body Composition, seperti :
  • Berat badan
  • Komposisi Tubuh: Lemak Visceral, Persen Lemak Tubuh, Persen Otot Tubuh, Umur Sel, BMR
  • Suhu Tubuh
  • Tensi Darah
  • Lingkar Pinggang
  • Lingkar Lengan Atas (LiLA)

Setelah hasilnya dicatat, kemudian saya langsung diarahkan untuk konsultasi tatap muka dengan dr. Sendyka Rinduwastuty (dokter umum).

"Kalau perempuan tuh terjadi penumpukan lemak biasanya pada bagian lengan, paha, bokong dan perut. Dari hasil screening tadi telihat bahwa kondisi ibu saat ini hampir masuk kategori obesitas. Untuk itu, harus dikontrol supaya tidak menjadi obesitas" ujar dr.Sendyka.

dr. Sendyka merekomendasikan program dan treatment, lalu saya diarahkan untuk konsultasi gizi dan pemberian meal plan dengan nutrisionis. Setelah itu dilanjutkan dengan pengambilan obat di apotek Klinik Sirka sesuai resep dari dr. Sendyka. Nantinya saya juga akan dibimbing oleh nutrisionis Sirka 24/7 melalui aplikasi.

Klinik Sirka, Klinik Metabolik Pertama Di Indonesia

Klinik Sirka hadir sebagai klinik metabolik pertama di Indonesia dengan layanan holistik yang kini berbasis online dan offline yang berfokus pada penanganan preventif dan skrining gangguan metabolik yang menjadi penyebab timbulnya penyakit kronis.


Klinik Sirka BSD (sumber foto : dokpri)


Sindrom metabolik? Terdengar asing di telinga saya, kira-kira apa ya?

Sindrom metabolik merupakan kondisi dimana seseorang mengalami sekelompok masalah kesehatan secara bersamaan, dimana kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes, stroke dan jantung.

Oleh karena itu, Klinik Sirka hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan menghadirkan dokter spesialis penyakit dalam, dokter penyakit jantung, dokter spesialis gizi klinis, dokter umum, nutrisionis, apoteker, ners, dan sport coach. Agar perjalanan menuju hidup sehat menjadi lebih komprehensif.

Dengan kata lain, Klinik Sirka merupakan perpanjangan tangan dari rumah sakit untuk merawat pasien, dengan adanya layanan online di dalam aplikasi Sirka yang membuat pasien dapat dimonitor setiap hari oleh nutrisionis, didukung juga dengan adanya pelayanan kesehatan homecare, serta obat yang dapat dikirim langsung ke rumah pasien.

Bernaung dibawah bendera PT. Sejuta Kawan Sehat, Klinik Sirka memiliki misi untuk membantu masyarakat mengoptimalkan kesehatan melalui pendekatan yang menyeluruh, mulai dari pengobatan, nutrisi hingga gaya hidup. Yang uniknya bisa diakses dari mana saja, baik datang secara langsung ke Klinik Sirka maupun lewat aplikasi sehingga seluruh pengguna dapat terhubung dengan dokter dan ahli gizi berlisensi.

Klinik Sirka fokus pada gangguan metabolik dan manajemen penyakit kronis menahun dengan solusi yang mengkombinasikan antara perubahan gaya hidup sehat yang mencakup pengaturan pola makan, aktivitas fisik, dan perubahan perilaku dengan pengobatan sebagai pelengkap yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Klinik Sirka merencanakan program untuk mengintegrasikan perkembangan teknologi dengan layanan tatap muka, yang tiap programnya berdasarkan perubahan gaya hidup dan dikombinasi dengan pemberian obat, suplemen, hingga treatment didalam klinik. Karena Klinik Sirka sangat memahami bahwa setiap individu memiliki kebutuhan dan kondisi yang berbeda, sehingga programnya selalu disesuaikan secara personal.

Program Sirka menerapkan pola makan teratur, sehat dan bergizi seimbang. Selama program, tim ahli Sirka akan membantu dengan memberikan target zat gizi, rekomendasi meal plan dan rekomendasi olahraga yang disesuaikan dengan keadaan tubuh dan goal masing-masing personal.

Program Sirka tidak menjual atau menggunakan obat. Program Sirka dilakukan dengan penerapan pola makan dan gaya hidup sehat. Selain itu, Sirka juga menjual produk-produk sehat seperti snack sehat, beras merah, dan lain-lain.

Solusi dan Layanan yang Tersedia di Sirka

Klinik Sirka menyediakan berbagai layanan sebagai solusi holistik yang dipersonalisasi khusus dan dibawah bimbingan serta pengawasan dokter dan nutrisionis yang berpengalaman.


Klinik Sirka BSD (sumber foto : dokpri)


Klinik Sirka menghadirkan perawatan holistik untuk membantu mengatasi masalah obesitas dan sindrom metabolik. Treatment & Program, yang meliputi :

Obesity & Weight Management, merupakan program penurunan berat badan dengan terapi obat dan pendampingan dengan Dokter Spesialis. Melalui program ini, pasien akan diajak untuk membangun pola hidup sehat dengan personalized program sesuai tujuan atau goal yang ingin di capai. Selain itu, setiap pasien juga akan didampingi oleh praktisi kesehatan dan tersedia juga beragam fitur sebagai penunjang diet melalui aplikasi online, yang bisa diakses kapan saja. 

Adapun Program Obesity & Weight Management seperti Wight Loss Program, Post-Partum Weight Loss Program, Post-Weight Loss Program, serta Premium Weight Loss Program.

Metabolic Care, merupakan program perbaikan kondisi metabolik untuk kondisi diabetes / GERD / obesitas / hipertensi dan penyakit kronis/metabolik lainnya. Melalui program ini, pasien akan diajak Sirka untuk mengubah pola makan menjadi lebih baik, rutin melakukan aktivitas fisik, mengatur pola tidur, dan manajemen stress. 

Praktisi kesehatan berlisensi di Sirka akan melakukan pendampingan tanpa batas, baik melalui aplikasi online maupun datang langsung ke klinik. Adapun Program Metabolic Care yang bisa di pilih di Sirka adalah Preconception Program, Hypertension Program, Gastritis & GERD Program, Diabetes Program, Pregnancy Program, serta Program PCOS.

Everyday Health, merupakan layanan kesehatan sehari-hari, seperti batuk, pilek, alergi, dan keluhan umum lainnya. Layanan ini juga didukung dengan akses mudah ke dokter dan tenaga medis di Sirka. Adapun layanan kesehatan sehari-hari yang bisa diakses di Sirka adalah Vaksinasi Influenza, Vaksinasi HPV, C-Boost, Glow-Up Shot, Complete Immune Booster, serta Focus & Recharge.

Di Klinik Sirka, pasien juga dapat berkonsultasi untuk berbagai keluhan. Adapun layanan konsultasi yang disediakan adalah konsultasi dengan dokter spesialis, konsultasi dengan dokter umum, konsultasi dengan nutrisionis, serta konsultasi dengan sport coach.

Menawarkan beragam pemeriksaan kesehatan yang sesuai kebutuhan masyarakat, kini saatnya memulai perjalanan sehat dengan layanan holistik di Klinik Sirka.

Adapun Paket Pemeriksaan Kesehatan di Klinik Sirka diantaranya :
  • Paket Medical Check-Up (Essential Check-Up, Vital Check-Up, dan Premium Check-Up),
  • Panel Lab-Test (Gula Darah & Asam Urat, Gula Darah & Kolesterol, Diabetes, General Health Screening, serta Rapid Blood Test Screening/GCU Test)
  • Home Service Booking, untuk layanan Home Service Booking ini, pengguna/pasien bisa meminta layanan Dokter Umum, Nutrisionis, Perawat, jasa pengantaran obat, dan lainnya.
  • Obat & Suplemen, bagi pasien yang membutuhkan obat dan suplemen untuk menunjang kesehatannya, Sirka menyediakan beragam obat dan suplemen, seperti untuk kebutuhan Obesity & Weight Loss dan Mom's Health (ASI Booster).

Yuk, jangan ragu untuk datang dan mulai transformasi kesehatanmu hari ini! Klinik Sirka BSD solusi atasi gangguan metabolik.


Continue reading Klinik Sirka BSD Solusi Holistik Untuk Cegah Gangguan Metabolik