Saatnya Untuk Peduli Bersama Tupperware Indonesia




Tiap orang pasti ingin sehat, ingin bisa melakukan banyak hal, dengan tubuh yang sehat dan bugar sepanjang waktu akan memungkinkan kita untuk bisa melakukan berbagai aktifitas secara maksimal. Kesehatan tubuh menjadi hal penting yang harus diperhatikan, namun tidaklah mudah untuk mendapatkan tubuh yang sehat, mengingat tubuh kita juga bisa rentan terhadap adanya penyakit.

Beragam jenis penyakit bisa hinggap ditubuh kita, kapan saja bahkan disaat yang tak terduga oleh kita. Untuk penyakit ringan dan sekiranya bisa kita tangani sendiri sih tidak perlu repot kedokter lah yaa. Mungkin kita bisa minum obat yang tersedia dirumah, atau mungkin kita bisa membuat sendiri obat herbal yang kita butuhkan. Tapi jika ternyata penyakit yang hinggap ditubuh kita termasuk dalam kategori berat atau parah, sebaiknya sesegera mungkin kita harus ke dokter.

Kebiasaan yang sering kita temui disekitar kita adalah kalau penyakitnya sudah parah, baru mau pergi ke dokter, dan akhirnya terlambat untuk mendapatkan pertolongan dokter. Nah inilah yang harus segera dirubah jalan pemikirannya. Sebaiknya jika kita sakit maka segeralah pergi ke dokter, untuk mendapatkan pertolongan, konsultasi, dan pengobatan yang baik dan benar, sesuai dengan kondisi saat kita sakit.


dr. Petsy dan mba Cindy Selaku Brand Communication Tupperwere PIM


dr. Petsy yang didaulat untuk memberikan penjelasan mengenai Kanker Payudara (Breast Cancer) kepada teman-teman blogger saat acara talkshow bersama Tupperware dan Komunitas Lovepink yang bertempat di Tupperware Showroom, Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan. Lovepink merupakan sebuah organisasi yang fokus pada kesadaran kanker payudara. Kehadiran komunitas ini tidak hanya mendampingi sesama perempuan pengidap kanker payudara namun juga menjadi sahabat yang saling berbagi dukungan moral.



Faktor Penyebab Kanker Payudara (Breast Cancer)


Faktor-faktor yang bisa menjadi penyebab kanker payudara adalah
  1. Faktor genetik atau adanya riwayat keluarga menderita kanker.
  2. Faktor hormon misalnya usia haid pertama kurang dari 12 tahun, usia menopause lebih dari 55 tahun, kehamilan pertama pada usia lebih dari 35 tahun, nulipara (hamil 1x), faktor menyusui, menggunakan kontrasepsi hormonal.
  3. Faktor lingkungan dan gaya hidup seperti merokok, pola makan yang tidak sehat, konsumsi alkohol berlebihan, dan kurang aktifitas fisik. Lebih dari 30% kematian akibat kanker disebabkan oleh faktor risiko yang disebabkan oleh perilaku dan gaya hidup yang tidak sehat. Dan, lebih dari 30% juga, penyakit kanker dapat dicegah dengan cara mengubah faktor risiko perilaku pola makan penyebab kanker.

Faktor genetik merupakan faktor risiko terjadinya kanker payudara, sehingga jika mempunyai riwayat keluarga kanker, baik itu kanker payudara maupun menderita kanker yang lainnya, disarankan untuk melakukan skrining dini baik SADARI (periksa payudara sendiri) dan SADANIS (periksa payudara klinis) untuk kanker payudara dan pap smears untuk deteksi dini kanker serviks, dan pemeriksaan tumor marker. Jika tidak ada riwayat keluarga penderita kanker, kemungkinan untuk menderita kanker payudara tetap ada walaupun kejadiannya lebih rendah dibandingkan dengan yang memiliki riwayat keluarga atau faktor genetik.

Salah satu faktor penyebab utama terjadinya kanker selain faktor genetik adalah faktor perilaku dan gaya hidup yang tidak sehat misalnya merokok, pola makan tidak sehat, minum alkohol berlebihan, kurang beraktifitas fisik, dan lain-lain. Oleh karena itu, untuk mencegah kanker termasuk kanker payudara disarankan untuk mulai melakukan perubahan perilaku dan gaya hidup terutama menjalani pola makan sehat dan rutin melakukan aktifitas fisikl atau olahraga



Faktor Yang Mendukung Kesembuhan Kanker Payudara (Breast Cancer)


Harapan hidup penderita kanker cukup tinggi yaitu sekitar 85-95% jika kanker payudara diketahui pada stadium awal, namun yang sering terjadi adalah sekitar 70-90% penderita datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi stadium lanjut, sehingga pengobatan atau terapi yang diberikan pada stadium lanjut sangat sulit dan tidak memuaskan yang menyebabkan harapan hidup penderita kanker payudara pun menurun.

Faktor yang mendukung kesembuhan adalah melakukan pemeriksaan atau follow up rutin setelah mendapatkan pengobatan atau terapi seperti operasi untuk mengenali adanya kekambuhan, adanya kanker baru, adanya komplikasi terapi, dan memberikan edukasi untuk perubahan gaya hidup sehingga dapat menurunkan risiko terjadinya kanker baru. Selain itu, pendekatan secara psikologis atau support dari keluarga juga merupakan faktor yang penting untuk mendukung kesembuhan penderita.


Mengiris Tipis Dengan Speedy Mando



Peragaan membuat salad sayuran segar menggunakan Speedy Mando


Nah yang lebih serunya lagi adalah saat peragaan membuat salad sayuran segar dengan menggunakan Speedy Mando, yaitu salah satu produk Tupperware dengan inovasi yang mutakhir nih untuk mengiris tipis kini bukan lagi masalah. 

Speedy Mando memiliki 2 mata pisau stainless berkualitas, kita bisa hasilkan irisan setipis 1mm 2duakali lebih presisi, konsisten, cepat, dan lebih praktis daripada pisau konvensional. Irisan yang dihasilkan pun memiliki tipis yang merata. Bukan Cuma untuk bawang, Speedy Mando juga bisa untuk mengiris bumbu dapur segar, buah, keju, kentang, ubi, almond, cokelat, dan masih banyak lagi. 

Speedy Mando aman digunakan karena sudah dilengkapi dengan plunger (penekan) dan food guider (wadah bahan), sehingga aman melindungi tangan dan semakin nyaman digunakan. Dibawah body terdapat anti-skit feed agar agar tidak licin saat digunakan. Dan grip (beberapa lengkungan) untuk penggunaan di atas bowl, agar dapat disesuaikan dengan ukuran bowl penampung irisan bahan.
Dilengkapi dengan handle, sehingga Anda bisa semakin nyaman dalam mengoperasikan produk ini.
Mudah dibersihkan. Karena semua bagian produk mudah dilepas, sehingga mudah dibersihkan.



Ichigo Complete Set Donasikan Rp.100juta


Ichigo Complete Set


Pada kesempatan yang baik ini Tupperware Indonesia akan mendonasikan Rp.100juta (seratus juta rupiah) dari hasil penjualan produk Ichigo Complete Set untuk menyediakan alat deteksi dini kanker payudara. Produk Ichigo Complete Set terdiri dari sepuluh kotak, diantaranya adalah 

  • dua pink Ichigo Large dengan ukuran 1,75L/20,5 x 20,5 x 6,4 cm, 
  • dua pink Ichigo Medium dengan ukuran 960ml/16,7 x 16,7 x  5,5 cm, 
  • dua Ichigo Round dengan ukuran 520ml/ d:15cm, t: 4,6cm, 
  • empat Petite Ichigo dengan ukuran 200ml/ 10 x 10 x 3,5 cm. Jadi, dengan membeli produk Ichigo Complete Set seharga Rp.600.000 (enam ratus ribu rupiah) Anda sudah ikut berpartisipasi dalam mewujudkan penyediaan alat deteksi dini kanker payudara.

Produk-produk keluaran Tupperware ini dilindungi oleh Tupperware Lifetime Warranty (Garansi Seumur Hidup Tupperware). Yang berarti jika produk Tupperware rusak atau cacat dalam pemakaian normal non komersial (sesuai dengan fungsinya), maka dapat diklaim untuk mendapatkan penggantiannya secara gratis di distributor terdekat. 

Acara talkshow yang sarat dengan ilmu dan sangat bermanfaat ini juga dihadiri oleh Komunitas Tau Dari Blogger. Semoga sharing ilmunya bisa diterapkan dirumah dan mulai saat ini, detik ini juga, alangkah baiknya kita membiasakan hidup sehat, bersih dan peduli terhadap sesama, mulai dari diri sendiri, keluarga juga lingkungan sekitar.


26 Responses to "Saatnya Untuk Peduli Bersama Tupperware Indonesia"

  1. paling parno klo denger soal penyakit kanker.. tapi memang lebih baik klo terdeteksi sedari dini ya.. biar bisa masih di obati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali mba Nike, sedini mungkin kita kita mencegahnya ya

      Hapus
  2. Aku paling sedih kalau ingat temanku yang terkena kanker payudara sejak temanku masih SMK. Sebagai perempuan memang harus hati-hati dan tetap selalu waspada dengan kanker payudara.

    BalasHapus
  3. Selalu merindig kalau denger penyakit Kanker. Semoga keluargaku dijauhkan dari penyakit itu. Keren ya Tupperware, mendonasikan penjualannya untuk pembelian alat pendeteksi kanker dini. Semoga pasien yang terkena kanker semakin berkurang..

    BalasHapus
  4. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk lebih peduli terutama pada kesehatan, agar lebih care menjaga daripada mengobati

    BalasHapus
  5. Serem deh kalau denger kanker serviks, tapi sebagai wanita penting banget untuk mengetahui penyakit ini apa saja faktor penyebabnya agar terhindar. Terima kasih mba sudah share. Btw itu tupperware pink bikin saya meleleh huhuhu cantik banget.

    BalasHapus
  6. Plastik-plastik kesayangan sejuta buibuk yaa ini. Aku juga koleksi beberapa set tupperware, gak banyak sih, tapi ku sayang-sayang banget hahaaa

    BalasHapus
  7. Wadah wadah andalan mama mertuaku ni karena kualitasnya bagus dan ga membawa dampak buruk bagi kesehatan.

    BalasHapus
  8. Salut ama Tupperware, yang peduli dengan kesehatan perempuan.
    Mengerti banget kalau perempuan paling suka tupperware, sehingga tupperwarepun peduli ama buibu :D

    Hidup sehat itu mahal ya mba, oleh karenanya mencegah lebih baik dari mengobati.
    Dan karena ini saya jadi kepikiran beli tupperware hehehe

    BalasHapus
  9. MadyaAllah, semoga kita dijauhkan dari kanker payudara ya... Merinding kalau dengr sakit ini. Btw aq galfok sama tupperwarenya, cakep cakep warnanya

    BalasHapus
  10. Aku pakai produk tupperware juga nih. Aku juga pernah nulis sedikit cerita tentang kanker payudara saat temanku SMK terkena kanker payudara.

    BalasHapus
  11. Salut dengan kepedulian Tupperware terhadapa penyakit kanker...
    Apalagi ada produk baru yang menunjang kesehatan seperti Speedy Mando yang bikin sayuran bisa dimakan segar karena bisa diiris tips.
    Enak bener nih buat nyiapan salad di rumah...Mupeng punya jadinya

    BalasHapus
  12. Mulia sekali effort Tupperware untuk Indonesia. Pas baca tulisan Speedy Mando langsung bayangin kol dan wortel dibuat acar, hihi. Enyak dah seger2 diiris tipis, kriuk2 sehat

    BalasHapus
  13. dgn inisiatif memberi edukasi kewanitaan seperti ini, ibu2 jadi bisa makin akrab dan tahu keunggulan produknya Tupperware, sekaligus Tupperware juga membuktikan kepeduliannya terhadap kaum wanita agar selalu menjaga kesehatan diri dan keluarga :)

    BalasHapus
  14. Bagus sekali programnya Tupperware ini mbak, insyaAllah donasinya bermanfaat ya.
    Produk2nya bagus2 ya. Aku blm punya nih set Ichigo-nya. Pengen beli jg ah :D

    BalasHapus
  15. koleksi plastik kesayangan aku dan mamaku hehehe.. cuma suka sebel sama suami yang gak ngerti kalau tupperware ini BEDA, dia sering sembarangan pakainya, pernah malah ditinggal dikantor..

    BalasHapus
  16. Produk-produk tupperware memang kece-kece. Aku termasuk penggemar tupperware, meski nggak semua item punya sih. Special untuk tempat makan dan minum lebih milih tupperware.

    BalasHapus
  17. Aku jadi sedih lagi inget rekan blogger kita yg persis akhir tahun lalu meninggal karena kanker payudara. Sadari memang penting ya, jangan dianggap sepele.

    BalasHapus
  18. Baru kemarin ini ada tetanggaku dinjogja yang meninggal karena kanker payudara mbak. Aku sedih sekali, karena dia sesungguhnya mampu bertahan sampai bertahun-tahun hingga akhitnya menyerah.

    Innalillahi wa innalillahi roji'un..

    BalasHapus
  19. bagus nih acaranya tupperware, ngomongin breast cancer. penyakit yang menakutkan sekali buat kaum hawa, memang harus sering-sering di gaungkan, agar kita sebagai perempuan semakin sadar untuk selalu menjaga dan rajin mengecek kondisi payudara kita. duh ichigo sekarang ada yang warna pink yah, gemes banget

    BalasHapus
  20. Sedap sedap ngeri kalau udah dengar tentang kanker payudara. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan dan terhindar dari penyakit ini.
    Jadi reminder juga buat saya untuk peduli dengan gaya hidup sehat

    BalasHapus
  21. Tupperware sekarang ini bentuk dan warnanya cantik ya, jadi ingat mamahku kalau soal Tupperware galak dia sementara aku dulu waktu kerja selalu meninggalkan Tupperware dikantor dan bawanya kalau Jumat menjelang weekend

    BalasHapus
  22. Tupperware makin banyak variannya ya
    Saya suka yang motifnya kartun seperti Little Pony gitu

    BalasHapus
  23. Penyakit kanker ini memang masih menjadi mimpi buruk ya bagi banyak orang. Apalagi kadang dia ketahuannya sudah pas stadium akhir. Huhu.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel