Smart Mom, Happy Mom : Karena Ibu Wajib Bahagia

Ibu adalah mahluk unik yang Allah SWT ciptakan, dengan segala keunikannya seorang ibu bahkan kerap diartikan sebagai malaikat.

Seorang ibu, mama, emak, mbok, ummi, bunda, mami dan masih banyak lagi sebutan yang mewakili betapa berartinya sosok seorang ibu dalam keluarga.

Sabtu lalu (28/10), saya dan tim Blogger Mungil, berkesempatan menghadiri acara launching buku Smart Mom, Happy Mom karya seorang ibu cantik, Bety Kristianto.

Launching buku Smart Mom, Happy Mom


Bety Kristianto




Mbak Bety Kristianto sebagai seorang mantan wanita karier yang multitalenta, juga seorang koki handal untuk keluarganya ini sangatlah pandai merangkai kata. 

Buku setebal 138 halaman yang diterbitkan oleh Penerbit Andi, berisikan pengalaman suka dan duka yang dialami mbak Bety. Gaya bahasanya yang sederhana, tidak mengada-ada dan kekinian membuat kita sebagai pembaca merasa tidak sedang digurui. Bahkan serasa sedang menyimak curhatan mbak Bety sebagai seorang ibu.

Untuk menjadi fulltime mom tidaklah mudah bagi mbak Bety, beliau membutuhkan waktu dan proses selama 1 tahun untuk bisa bertransformasi, dari yang awalnya seorang wanita karier menjadi ibu rumah tangga biasa. 

Banyak perempuan yang terkungkung dirumahnya sendiri karena perubahan status pekerjaan. Begitu pun yang dirasakan mbak Bety, 

"Otak perempuan bisa diibaratkan seperti semangkuk bakmi, karena perempuan bisa melakukan aktivitas dan berfikir secara bersamaan" ujar smart mom yang telah dikaruniai 2 orang anak laki-laki ini. 

Sosok Smart Mom, Happy Mom yang ada pada buku ini terwakili oleh pribadinya yang ramah, cerdas, supel dan cekatan.

Kegiatan atau aktivitas keseharian yang ibu lakukan terkadang bisa membuat mood dan perasaan ibu bergejolak. Senang, bahagia, sesih, jengkel, marah, stress, selalu datang silih berganti. Karenanya seorang ibu harus pintar mengatur waktu, yang berawal dari dirinya sendiri, melakukan apa yang bisa membuatnya. 

Seorang ibu akan bahagia jika, punya mindset untuk selalu :
Berfikir positif,
perasaan gembira dan energik yang dimiliki seorang ibu yang bahagia akan menular kepada anak-anak serta anggota keluarga yang lainnya.

Luangkan waktu untuk diri sendiri,
sesibuk apapun, luangkanlah waktu untuk memanjakan diri sendiri, setidaknya seminggu sekali, walaupun hanya sebentar.

Susunlah prioritas pekerjaan,
banyak sekali pekerjaan yang harus dilakukan seorang ibu, terkadang tidak semua bisa diselesaikan sesuai jadwal, sebaiknya ibu membuat prioritas pekerjaan, manakah yang lebih penting dan minta bantuan orang lain jika tidak bisa mengerjakannya sendiri, baik itu pekerjaan kantor maupun rumah.


Meet&Greet yang diselenggarakan oleh Gramedia Central Park ini dihadiri oleh para tamu undangan yang kebanyakan adalah ibu-ibu yang sangat antusias sekali mengikuti acara dari awal hingga akhir. Apalagi dengan hadirnya komunitas EPing.

Komunitas EPing adalah sebuah komunitas sahabat ibu menyusui. EPing merupakan singkatan dari Exclusive Pumping atau memerah asi secara eksklusif (tidak menyusui langsung sama sekali). Wah ternyata banyak sekali manfaat baik dari EPing ini, terutama disaat acara berlangsung komunitas EPing banyak sekali memberikan hadiah untuk para ibu tamu undangan...seruuuuu.



Jadilah seorang ibu yang bahagia, karena ibu wajib bahagia dengan segala kelebihan yang Allah SWT berikan.



Salam semangat untuk para smart mom.

20 Responses to "Smart Mom, Happy Mom : Karena Ibu Wajib Bahagia"

  1. Thank you for having read my book and made this great review, Mba Laily. Keep spirit!

    BalasHapus
  2. sebagai ibu yg harus terus bisa berpikir jernih di tengah berbagai kesibukan.. kita butuh banget skill manajerial yg oke, makanya aku sepakat kalo kita wajib menentukan skala prioritas dalam hidup.. selain itu, kita juga butuh me time untuk refreshing pikiran :)

    BalasHapus
  3. Ibu bahagia akan memberikan yang terbaik untuk keluarga.tidak melupakan moment sedikitpun bersama anak

    BalasHapus
  4. Walaupun ketika perempuan sudah menjadi seorang ibu, tetap harus meluangkan waktunya untuk diri sendiri yah

    BalasHapus
  5. Saya bisa merasakan apa yang dirasakan Mba Betty karena dulu waktu transisi jadi wanita karir ke ibu RT emang ga mudah

    BalasHapus
  6. Salut saya sama Mba Bety, nggak banyak perempuan yg bisa multitalent seperti beliau, kudu jadi teladan nih apalagi calon buibuk. Thanks sharingnya kak

    BalasHapus
  7. Penasaran dengan buku ini, menjadi ibu bahagia saya pengen sekali, biar mengurangi sewot :D nanti kalau ke gramed coba cari deh.

    BalasHapus
  8. Iya bun seorang ibu itu harus bahagia dan bisa menciptakan kebahagiannya sendiri. Jika seorang ibu tidak bahagia lalu apa yang akan ia berikan?

    BalasHapus
  9. Nahh.. waktu untuk diri sendiri ini yang seringkali terabaikan.
    Btw saya selalu berusaha menjadi ibu bahagia agar anak-anak selalu ceria :)

    BalasHapus
  10. Alhamdulillah saya akan selalu berusaha menjadi ibu yang bahagia dan selalu berpikiran positif...

    BalasHapus
  11. Memang ya yang namanya anak itu gimana ibu. Mau anak-anak yang ceria, jadilah ibu yang bahagia.

    BalasHapus
  12. Wah ini acara yang pingin bnget aku kunjungi. Si mbok memang kece tulisannya menginspirasišŸ˜

    BalasHapus
  13. wah aku jadi tertarik banget untuk membaca buku mba Bety deh, supaya dapet semangat baru untuk stay at home.

    BalasHapus
  14. Tiosnya boleh juga tuh, Mba. Saya masih susah yg poi 3 tuh, Mba membuat prioritas pekerjaan. Semuaaa mau dikerjain barengan, jadi kadang suka bingung sendiri. Hiks

    BalasHapus
  15. Aku juga udah punya bukunya dan memang luar biasa Mbak Bety ini. Dan Beliau sekarang sudah punya buku kedua yang masih related dengan buku pertama ini :)

    BalasHapus
  16. Bener banget tanpa rasa bahagia, semua urusan ditangan ibu akan memberi efek yang negatif Bahaya deh jadinya

    BalasHapus
  17. Setuju banget mba sama tulisannya, jadi ibu kudu bahagia, karena sosok ibu lah yg menciptakan surga atau neraka di rumahnya #sadeess.

    BalasHapus
  18. Apa yang dirasakan sama mbak Betty sama banget sama yang aku rasain nih. Keren, mau baca juga ah bukunya

    BalasHapus
  19. setuju banget nih, jadi MOM kudu bahagia hehehe.. kalau Ibunya aja gak bahagia, rumah berasa banget suramnya.. aku sering ngerasa gitu soalnya hehehe..

    BalasHapus
  20. Wahh ini mba Bety blogger ya. Selamat mba untuk buku barunya. Btw, setuju bangett, happy mom happy kids, para dad kudu paham nih.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel